Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 11 Mei 2025 13:15 WITA ·

Korban Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Korban Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban kecelakaan kapal jenis klotok pasir yang jatuh ke Sungai Mahakam, Samarinda. Korban bernama Sidiq Amrillah (22), yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (10/5/2025), dan kini telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (11/5/2025) pagi.

Pencarian yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan sejumlah unsur SAR dari berbagai instansi serta relawan. Pada pukul 09.51 WITA, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dengan jarak sekitar 1,9 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka atas permintaan keluarga.

Pelaksanaan pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan melakukan penyisiran sejauh 2 kilometer ke arah hilir sungai sesuai rencana operasi. Tim menghadapi sejumlah hambatan di lapangan, termasuk arus deras dan jarak pandang yang sangat rendah saat dilakukan penyelaman. Namun kondisi cuaca yang cerah membantu memperlancar proses pencarian.

Komandan Tim, Iwan Setiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh unsur yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja tanpa kenal lelah sejak hari pertama. Meskipun kondisi lapangan cukup menantang, terutama dengan arus deras dan visibilitas yang nyaris nol saat penyelaman, koordinasi yang solid antarinstansi dan relawan sangat membantu mempercepat proses pencarian,” ujarnya.

“Dengan ditemukannya korban, kami nyatakan operasi SAR ini selesai dan seluruh unsur kami kembalikan ke kesatuan masing-masing untuk kembali dalam kondisi siaga,” sambungnya.

Pada pukul 10.30 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing dengan seluruh potensi SAR. Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup setelah korban ditemukan, dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan dedikasi seluruh tim yang telah membantu pencarian hingga korban berhasil ditemukan. (*)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH