Menu

Mode Gelap
Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan Lokasi IKN Untuk Pertama Kali Sebagai Titik Pemantauan Hilal Memperkuat Peran Nusantara Sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

IKN NUSANTARA · 26 Mei 2025 11:15 WITA ·

Komunitas ‘Healing di IKN’: Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara


 Komunitas 'Healing di IKN': Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara) Perbesar

Komunitas 'Healing di IKN': Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Di tengah geliat pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN), tumbuh semangat baru dari masyarakat yang telah lebih dulu menetap dan beradaptasi.

Salah satunya adalah lahirnya komunitas #HealingdiIKN atau ‘Healing di IKN’, sebuah ruang bersama yang dibentuk oleh masyarakat IKN sebagai wadah pengembangan diri, relaksasi, serta pengikat sosial di tengah dinamika kehidupan kota baru.

Komunitas tersebut merupakan inisiatif kolektif dari Adinda Alya Salsabila dan Arif Ridwan Mas, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN yang telah menetap di IKN sejak Maret 2025.

Keduanya berhasil menggugah partisipasi masyarakat untuk ikut menciptakan ruang bersama yang mendukung produktivitas dan rasa memiliki terhadap tanah yang kini mereka sebut sebagai rumah.

“Sebagai bagian dari generasi awal ASN yang tinggal dan bekerja di IKN, saya merasa perlu memiliki sense of belonging terhadap kota ini,” ujar Adinda.

komunitas ini lahir dari concern yang sama, bagaimana kita tetap berkembang tentunya di luar aspek pekerjaan, di tengah transisi besar ini. ‘Healing di IKN’ adalah bentuk kecil dari harapan kami agar IKN tak sekadar jadi tempat kerja, tapi juga ruang hidup yang sehat dan nyaman,” sambung Adinda.

mark water 2

Komunitas ‘Healing di IKN’: Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)

Sejak didirikan pada 19 April 2025, ‘Healing di IKN’ telah mengadakan berbagai kegiatan inspiratif seperti workshop membuat makrame, membatik bersama pengrajin lokal, hingga menjelajahi Gunung Parung.

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana relaksasi, tetapi juga memperkuat koneksi sosial lintas profesi dan latar belakang.

Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati yang jatuh pada 22 Mei, komunitas ini berkolaborasi dengan Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN serta kelompok tani lokal menggelar kegiatan bertajuk ‘Healing di IKN: Belajar dari Alam’.

Kegiatan ini mengajak masyarakat IKN baik para ASN maupun non-ASN untuk merasakan langsung pengalaman bertani dan berkebun di lahan pertanian Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.

Lahan pertanian yang menjadi lokasi kegiatan tersebut merupakan bagian dari Zona Pertanian dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN.

Zona ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus menjaga fungsi ekologis dan keanekaragaman hayati yang menjadi dasar keberlanjutan pembangunan di IKN.

“Wisata edukasi ‘Healing di IKN’ kali ini sangatlah positif. Kami berharap para ASN dapat tersadar untuk mengubah gaya hidupnya dalam rangka mendukung visi IKN menjadi kota berkelanjutan,” ,” ujar Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyampaikan apresiasinya.

“Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan konsep urban farming yang akan diterapkan di lingkungan hunian rusun ASN di IKN dalam waktu dekat. Konsep urban farming ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat komunitas,” sambung Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono.

Komunitas ‘Healing di IKN’ akan terus menyelenggarakan beragam kegiatan yang melibatkan seluruh kelompok masyarakat di IKN untuk turut menciptakan ruang-ruang sosial yang sehat, inklusif, dan berdaya.

Seiring berjalannya waktu, inisiatif-inisiatif akar rumput seperti ini akan menjadi fondasi penting dalam membentuk ekosistem sosial yang seimbang di tengah pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lokasi IKN Untuk Pertama Kali Sebagai Titik Pemantauan Hilal Memperkuat Peran Nusantara Sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan

17 Februari 2026 - 23:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 1

Menteri PANRB: IKN Momentum Merancang Cara Baru Negara Bekerja

14 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 91

MenPANRB Dorong IKN Menjadi Pelopor Transformasi Birokrasi Pemerintah Masa Depan

13 Februari 2026 - 20:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 86

MenPANRB dan Insan Otorita IKN Tanam Ratusan Pohon di KIPP Nusantara

13 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 85

Otorita IKN Bersama Kopassus dan Aparat Kewilayahan Laksanakan Aksi Bersih Kawasan Nusantara

12 Februari 2026 - 20:30 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 80

Ramadan Menyatukan, IKN Menguatkan: Wamenag Tinjau Kesiapan Masjid Negara IKN

12 Februari 2026 - 20:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 79
Trending di IKN NUSANTARA