Menu

Mode Gelap
Jaringan Narkoba Muara Kaman Terbongkar, Polisi Sita Setengah Kilogram Sabu dan Buru DPO Pengembangan Kasus Sabu di Muara Kaman, Polisi Ringkus Perantara dan Amankan Barang Bukti Transaksi Sabu di Muara Kaman Terbongkar, 20 Paket Disembunyikan di Atap Rumah Walet Gen Matic x Shopee di IKN Diserbu Peserta, UMKM Didorong Melek Digital dan Naik Kelas IKN Gandeng Unhas, Perkuat SDM dan Riset untuk Bangun Kota Masa Depan

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 11:15 WITA ·

Dorong Kesejahteraan Petani, Desa Prangat Selatan Bentuk Koperasi Merah Putih


 Dorong Kesejahteraan Petani, Desa Prangat Selatan Bentuk Koperasi Merah Putih Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih pada bulan lalu. Pembentukan koperasi dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perwakilan masyarakat.

Kepala Desa Prangat Selatan, Sarkono, mengatakan bahwa kehadiran koperasi ini sangat penting untuk memperkuat posisi petani lokal dalam rantai ekonomi, khususnya petani karet. Selama ini, petani masih tergantung pada tengkulak dan tidak memiliki posisi tawar yang kuat.

“Dengan adanya koperasi, kami berharap harga karet yang dijual petani bisa lebih adil dan tidak lagi dikendalikan sepenuhnya oleh tengkulak,” ujar Sarkono, Kamis (26/06/2025).

Koperasi yang baru dibentuk ini diketuai oleh Agus, seorang pemuda sarjana asal desa yang dikenal mandiri secara ekonomi. Ia memiliki usaha di bidang transportasi dan sembako, serta dinilai mampu membawa koperasi berjalan profesional.

Komposisi pengurus koperasi pun inklusif, dengan melibatkan unsur perempuan dan pemuda. Sarkono menilai ini sebagai langkah penting agar koperasi bisa mewakili aspirasi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam musyawarah desa, disepakati bahwa koperasi akan berfokus pada pembelian hasil karet masyarakat, disusul dengan tandan buah segar (TPK) dari kebun sawit warga.

Selain itu, koperasi juga akan membuka unit simpan pinjam dan grosir desa untuk menyalurkan kebutuhan sembako secara kolektif.

“Kami pastikan koperasi tidak akan bersaing dengan UMKM lokal. Grosir desa akan menjadi pemasok, bukan pengecer, sehingga tetap mendukung toko-toko kecil yang sudah lebih dulu ada,” jelasnya.

Tak hanya itu, koperasi juga akan menyediakan pupuk pertanian bagi petani karet, sawit, dan hortikultura. Selama ini, warga harus membeli pupuk ke kota seperti Samarinda atau Bontang. Dengan ketersediaan pupuk di desa, harga akan lebih terjangkau dan mudah diakses.

Sarkono menyampaikan bahwa masyarakat menaruh harapan besar terhadap koperasi ini untuk memberikan manfaat lebih khususnya pada perekonomian.

“Mereka ingin koperasi menjadi pelengkap BUMDes yang sudah ada, bukan bersaing. Karena koperasi milik warga, sedangkan BUMDes milik desa,” tegasnya.

“Tahun lalu, BUMDes Prangat Selatan berhasil menyumbang PAD sebesar Rp114 juta” tandasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

sukri001

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898
Trending di BERITA DAERAH