Menu

Mode Gelap
Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa IKN Cetak Talenta Digital Sejak Dini, Guru Dilatih Robotika untuk Siapkan Generasi Masa Depan Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

BERITA DAERAH · 11 Jul 2025 13:15 WITA ·

Sape’ Akustik Nusantara: Merawat Tradisi Lewat Harmoni Etnik-Modern


 Sape’ Akustik Nusantara: Merawat Tradisi Lewat Harmoni Etnik-Modern Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah derasnya arus modernisasi, sebuah kelompok musik asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tampil dengan warna berbeda. Mengusung misi pelestarian budaya lokal melalui musik, Sape’ Akustik Nusantara (SAN) hadir sebagai perwujudan kolaborasi antara kekayaan tradisi dan semangat kreatif anak muda.

Terbentuk pada tahun 2021 di Tenggarong, SAN memadukan instrumen tradisional Sape’ khas Dayak Kenyah dengan sentuhan modern melalui gitar dan cajon. Di bawah manajemen Fairuzzabady, yang juga memainkan cajon, grup ini diperkuat oleh Helmi pada gitar dan Mahdi Rinjani (Aditya Clara Yooh) sebagai pemain utama Sape’.

“Kami ingin agar musik tradisional seperti Sape’ tetap hidup dan bisa diterima berbagai kalangan, terutama generasi muda,” ujar Fairuz.

Dengan gaya akustik yang khas, SAN menonjolkan harmoni unik antara elemen etnik dan modern. Repertoar mereka beragam, mulai dari lagu-lagu era 80-an hingga hits masa kini yang diaransemen ulang dengan nuansa khas Sape’. Salah satu penampilan mereka yang sempat viral adalah saat membawakan lagu “Sial” milik Mahalini, versi instrumental tanpa vokal, hanya dengan alunan sape’, gitar, dan cajon.

Grup ini telah tampil di berbagai panggung  dari komunitas lokal, event pemerintah daerah, hingga undangan luar kota seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Mereka juga aktif mendukung kegiatan Dinas Pariwisata Kukar, menjadi salah satu contoh grup musik yang konsisten, berkualitas, dan berkomitmen pada pelestarian budaya.

Meski terus menunjukkan eksistensi, Fairuz dan Mahdi mengakui perjuangan mereka masih jauh dari kata mudah. Dukungan yang mereka harapkan, terutama dari sisi fasilitas dan wadah kreativitas, belum sepenuhnya terpenuhi. Harapan pun mereka gantungkan pada pembangunan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kukar yang tengah dirancang pemerintah.

“Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun, tanpa memandang latar belakang. Yang penting satu tujuan, memajukan kesenian Kukar,” tegas Fairuz.

Bagi Anda yang ingin menghadirkan nuansa etnik-modern yang khas dalam acara, baik itu pernikahan, gathering, festival komunitas, atau pertunjukan seni, Sape’ Akustik Nusantara siap tampil dan menghibur.

📞 Hubungi Fairuzzabady di 0821-5422-1614 untuk informasi dan pemesanan penampilan.

 

Sumber : Andri
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712

PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

21 April 2026 - 12:00 WITA

pwi0971

Samri Dukung Kebijakan WFA ASN, Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

21 April 2026 - 10:00 WITA

sam90987 1

Iswandi: Hari Kartini Harus Diwujudkan Dalam Kebijakan Nyata Untuk Perempuan

21 April 2026 - 09:30 WITA

wandi070
Trending di BERITA DAERAH