Menu

Mode Gelap
PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

BERITA DAERAH · 11 Jul 2025 13:15 WITA ·

Sape’ Akustik Nusantara: Merawat Tradisi Lewat Harmoni Etnik-Modern


 Sape’ Akustik Nusantara: Merawat Tradisi Lewat Harmoni Etnik-Modern Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah derasnya arus modernisasi, sebuah kelompok musik asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tampil dengan warna berbeda. Mengusung misi pelestarian budaya lokal melalui musik, Sape’ Akustik Nusantara (SAN) hadir sebagai perwujudan kolaborasi antara kekayaan tradisi dan semangat kreatif anak muda.

Terbentuk pada tahun 2021 di Tenggarong, SAN memadukan instrumen tradisional Sape’ khas Dayak Kenyah dengan sentuhan modern melalui gitar dan cajon. Di bawah manajemen Fairuzzabady, yang juga memainkan cajon, grup ini diperkuat oleh Helmi pada gitar dan Mahdi Rinjani (Aditya Clara Yooh) sebagai pemain utama Sape’.

“Kami ingin agar musik tradisional seperti Sape’ tetap hidup dan bisa diterima berbagai kalangan, terutama generasi muda,” ujar Fairuz.

Dengan gaya akustik yang khas, SAN menonjolkan harmoni unik antara elemen etnik dan modern. Repertoar mereka beragam, mulai dari lagu-lagu era 80-an hingga hits masa kini yang diaransemen ulang dengan nuansa khas Sape’. Salah satu penampilan mereka yang sempat viral adalah saat membawakan lagu “Sial” milik Mahalini, versi instrumental tanpa vokal, hanya dengan alunan sape’, gitar, dan cajon.

Grup ini telah tampil di berbagai panggung  dari komunitas lokal, event pemerintah daerah, hingga undangan luar kota seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Mereka juga aktif mendukung kegiatan Dinas Pariwisata Kukar, menjadi salah satu contoh grup musik yang konsisten, berkualitas, dan berkomitmen pada pelestarian budaya.

Meski terus menunjukkan eksistensi, Fairuz dan Mahdi mengakui perjuangan mereka masih jauh dari kata mudah. Dukungan yang mereka harapkan, terutama dari sisi fasilitas dan wadah kreativitas, belum sepenuhnya terpenuhi. Harapan pun mereka gantungkan pada pembangunan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kukar yang tengah dirancang pemerintah.

“Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun, tanpa memandang latar belakang. Yang penting satu tujuan, memajukan kesenian Kukar,” tegas Fairuz.

Bagi Anda yang ingin menghadirkan nuansa etnik-modern yang khas dalam acara, baik itu pernikahan, gathering, festival komunitas, atau pertunjukan seni, Sape’ Akustik Nusantara siap tampil dan menghibur.

📞 Hubungi Fairuzzabady di 0821-5422-1614 untuk informasi dan pemesanan penampilan.

 

Sumber : Andri
Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43

TNI Kerahkan Tim Khusus Perkuat Pencegahan Karhutla di Kaltim

30 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h42

KKT Salurkan Bantuan Material Pembangunan Masjid Nurul Iman di Kariangau

30 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h41

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39
Trending di BERITA DAERAH