Menu

Mode Gelap
Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 16:15 WITA ·

Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama


 Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) akan bekerja sama dengan Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI) untuk menyelenggarakan pelatihan intensif di tiga subsektor utama, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Yayasan KBBI akan menjadi penyelenggara penuh program ini, mulai dari proses rekrutmen, pelaksanaan pendidikan/ hingga ujian dan wisuda peserta. Sementara itu, Pemerintah Daerah Kukar bertugas menyediakan anggaran serta melakukan pemantauan, monitoring, dan memberikan arahan selama pelaksanaan program.

Lokasi pelatihan tersebar di tiga Kecamatan yaitu, Loa Kulu untuk subsektor pertanian, dengan padi sebagai komoditas unggulan, Muara Badak untuk subsektor peternakan, yang dikenal sebagai sentra peternakan di Kukar, dan satu lokasi lainnya di subsektor perikanan, yang dipilih berdasarkan potensi kelautan dan budidaya air tawar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa program pelatihan akan berlangsung selama tujuh bulan, dengan sistem pembelajaran langsung di lapangan.

Tim pelatih dari Yayasan KBBI akan turun langsung ke lokasi, didampingi tenaga teknis berpengalaman, untuk memberikan pelatihan mulai dari aspek teknis, pemasaran, hingga manajemen usaha.

Ke depannya, hasil pelatihan ini diharapkan dapat membentuk usaha kolektif berbasis korporasi rakyat atau model jamaah usaha, yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi lokal.

Dalam kurikulumnya, setiap lokasi akan diikuti oleh 9 peserta per kelompok. Jumlah ini mengikuti standar pelatihan yang telah diuji Yayasan KBBI di berbagai daerah lain di Indonesia.

Meski sebelumnya Pemkab Kukar sempat mengusulkan agar jumlah peserta diperluas, penyelenggara tetap mengacu pada prinsip kualitas dan efektivitas pelatihan.

Rekrutmen peserta dari kalangan petani muda masih menjadi tantangan. Untuk Itu, prioritas diberikan kepada mereka yang sudah aktif berusaha di bidang pertanian,” tegas Muhammad Taufik, Kamis (17/7/2025).

“Kami harap pesertanya adalah mereka yang sudah aktif usaha di lapangan, bukan hanya berminat tapi belum memiliki aktivitas. Sedangkan bagi calon petani pemula, akan dialihkan ke program pembinaan di Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dinas Tenaga Kerja,” tutup Muhammad Taufik.

Dengan kolaborasi antara Pemkab kukar dan Yayasan KBBI, program SPR ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pertanian, peternakan, dan perikanan berbasis masyarakat.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13
Trending di BERITA DAERAH