Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 28 Jul 2025 11:15 WITA ·

KFBN Sita Perhatian Delegasi Kesenian dari Penjuru Nusantara


 Penampilan Delegasi Kesenian Rumah Karya Mekongga Art, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Penampilan Delegasi Kesenian Rumah Karya Mekongga Art, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Gelaran Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) 2025 kembali mencuri perhatian publik, khususnya para delegasi kesenian dari berbagai penjuru Indonesia. Keberagaman budaya, antusiasme masyarakat, dan kemasan acara yang meriah membuat festival ini menjadi sorotan nasional.

Salah satu daya tarik utama adalah pertunjukan jalanan (street performance) yang rutin digelar setiap sore di kawasan Simpang Odah Etam, Tenggarong. Berbagai penampilan seni dari berbagai daerah Indonesia menghidupkan ruang publik dengan warna budaya yang khas dan otentik.

Salah satu delegasi yang tampil adalah Dina, seniman dari Rumah Karya Mekongga Art, Kendari, Sulawesi Tenggara. Ia mengaku kagum dengan semangat pelestarian budaya yang ditunjukkan dalam festival ini.

“Luar biasa. Masih mempertahankan tradisi, budaya, dan antusiasme masyarakat yang tinggi sekali terhadap acara ini,” ujar Dina, belum lama ini.

Menurut Dina, KFBN tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga mencerminkan semangat inklusivitas dan keterbukaan dalam merangkul seluruh budaya dari pelosok Nusantara.

Dina sendiri bukan pendatang baru di KFBN. Tahun ini menjadi kali keempat ia tampil dalam festival tersebut, dan setiap kesempatan selalu meninggalkan kesan yang mendalam baginya.

“Harapan saya, ke depan festival ini bisa lebih maju lagi dan lebih banyak mendukung kehadiran budaya-budaya dari provinsi lain untuk tampil di Kukar,” imbuhnya.

Dalam penampilannya kali ini, Dina dan tim membawakan Tarian Lariangi, sebuah tarian sakral dari Sulawesi Tenggara yang menggambarkan penyambutan raja yang kembali dari medan perang. Tarian ini sarat nilai sejarah dan menjadi bentuk penghormatan terhadap kepemimpinan dalam adat masyarakat.

“Tarian yang kami tampilkan tadi menceritakan tentang penyambutan raja di zaman peperangan. Saat raja kembali dari medan perang, masyarakat menyambutnya dengan tarian Lariangi,” jelas Dina.

Ia juga menyampaikan harapan agar Kabupaten Kutai Kartanegara terus mempertahankan semangat pelestarian budaya, membuka ruang untuk kolaborasi seni antar daerah, dan menjadi barometer festival budaya Nusantara yang semakin maju di masa mendatang.

“Semoga Kukar semakin sukses dan KFBN terus menjadi ruang besar bagi pertemuan budaya-budaya Indonesia,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH