Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

IKN NUSANTARA · 2 Okt 2025 09:15 WITA ·

IKN dan Dinas Perkebunan Kaltim Dorong Kopi Liberika Jadi Komoditas Unggulan Nusantara


 Otorita IKN, Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Petani, serta Mitra IKN melakukan penanaman dan webinar kopi liberika di Embung MBH dilanjutkan webinar di Kemenko 3 KIPP IKN pada Rabu (01/10/2025). Perbesar

Otorita IKN, Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Petani, serta Mitra IKN melakukan penanaman dan webinar kopi liberika di Embung MBH dilanjutkan webinar di Kemenko 3 KIPP IKN pada Rabu (01/10/2025).

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur dan mitra strategis menggelar kegiatan penanaman kopi liberika dan webinar dalam rangka memperingati Hari Kopi Nasional pada Rabu (1/10/2025). Acara berlangsung di Embung MBH dan dilanjutkan dengan diskusi di Gedung Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Mengusung tema “Menggali Potensi Pengembangan Kopi Liberika di Kalimantan Timur Sebagai Komoditas Unggulan”, agenda ini dihadiri oleh sejumlah mitra, di antaranya Pusat Penelitian Kopi Kalimantan Timur serta para pendamping pengembangan masyarakat desa. Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman 110 pohon kopi liberika di kawasan Embung MBH, kemudian dilanjutkan dengan Webinar Bincang Komoditas Perkebunan Lestari Kalimantan Timur (Bingka Kaltim) seri ke-9.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang hadir.

“Selamat datang bapak ibu di KIPP IKN. Kami ingin mengingatkan kembali tentang Perpres 79, yang memastikan perpindahan ibu kota politik ke IKN pada 2028. Acara ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan dan membangun Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia,” ujar Lenggono.

Webinar Bingka Kaltim ke-9 menghadirkan berbagai narasumber, mulai dari Asosiasi Café dan Barista Kaltim, Petani Kopi Liberika, Ketua Substansi Benih Tanaman, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, hingga pelaku usaha hotel dan pariwisata, serta pendamping pemberdayaan masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur yang diwakili oleh Ketua Harian Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan Kaltim, Yus Alwi Rahman, menekankan bahwa kopi liberika memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan di masa depan.

“Keunggulan kopi liberika ini luar biasa, sangat adaptif dengan berbagai kondisi cuaca dan lokasi sehingga cocok ditanam di Kaltim. Selain memiliki cita rasa khas yang kuat, kopi liberika juga memiliki potensi pasar yang luas,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kopi liberika tidak hanya menjadi ikon komoditas perkebunan Kalimantan Timur, tetapi juga menjadi bagian dari identitas Nusantara sebagai ibu kota negara yang berkelanjutan dan berkelas dunia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA