KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Semangat gotong royong masyarakat di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, terus diperkuat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi penyumbatan saluran air saat memasuki musim hujan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan kerja bakti dan aksi pungut sampah yang melibatkan pemerintah kecamatan, masyarakat, pengelola bank sampah, lembaga kemasyarakatan, hingga unsur politik. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Sabtu (29/8/2026).
Camat Palaran, Muhammad Dahlan, mengatakan kegiatan kerja bakti dan gotong royong sebenarnya telah menjadi agenda rutin masyarakat di wilayahnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap akhir pekan secara bergiliran di sejumlah kelurahan di Kecamatan Palaran.
“Kerja bakti sudah rutin kami laksanakan setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Dahlan.
Menurutnya, kegiatan kali ini mendapat dukungan dari Partai NasDem melalui aksi pungut sampah bersama masyarakat. Kegiatan tersebut turut melibatkan anggota bank sampah, Wakil Wali Kota Samarinda, para ketua RT, anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta berbagai pemangku kepentingan di Kecamatan Palaran.
Dahlan mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang bersedia turun langsung membersihkan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Semua ikut turun dan bergotong royong. Semoga semangat ini terus meningkat,” katanya.
Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan
Dahlan menekankan, kegiatan bersih-bersih lingkungan menjadi semakin penting karena perubahan musim dapat meningkatkan potensi genangan apabila saluran air tidak berfungsi dengan baik.
Meski saat ini masih berada dalam kondisi musim kemarau, pembersihan parit dan selokan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi datangnya musim hujan. Sampah dan material yang menumpuk di saluran air dapat menghambat aliran sehingga berpotensi menyebabkan genangan hingga banjir.
“Parit dan selokan kami bersihkan untuk mengantisipasi musim hujan,” jelasnya.
Ia meminta masyarakat tidak menunggu terjadinya genangan atau banjir untuk melakukan pembersihan saluran air. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilakukan secara rutin agar lingkungan tetap terjaga dan saluran air dapat berfungsi optimal ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Selain membersihkan saluran air, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke parit, drainase, maupun badan sungai. Kesadaran tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan sekaligus mengurangi risiko gangguan lingkungan.
Selaras dengan Program Pemkot Samarinda
Dahlan mengatakan gerakan gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejalan dengan program Pemerintah Kota Samarinda. Masyarakat juga memiliki ruang untuk berpartisipasi melalui program Probebaya, khususnya dalam kegiatan pembangunan dan pemeliharaan lingkungan di tingkat masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga secara langsung akan membuat program kebersihan lebih mudah diterapkan karena masyarakat menjadi bagian dari proses menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.
“Semangat masyarakat harus terus ditingkatkan agar lingkungan tetap bersih,” tegas Dahlan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, beserta jajaran Partai NasDem yang telah turut memprakarsai kegiatan kerja bakti dan aksi pungut sampah tersebut.
Dahlan berharap dukungan berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga kegiatan serupa tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Menurutnya, kerja bakti yang dilakukan secara berkala akan memberikan dampak lebih besar terhadap kebersihan lingkungan.
“Saya berterima kasih kepada Pak Joha dan jajaran NasDem yang telah mendukung kegiatan ini,” ucapnya.
Ia menyadari Pemerintah Kota Samarinda memiliki berbagai program dan kegiatan yang harus dilaksanakan secara bersamaan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi politik, komunitas, serta lembaga kemasyarakatan dinilai dapat membantu memperluas jangkauan kegiatan sosial dan lingkungan.
Menurut Dahlan, keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting untuk memastikan kebersihan lingkungan tidak hanya bergantung pada petugas pemerintah. Dengan adanya kepedulian bersama, persoalan sampah dan saluran air dapat ditangani sejak dari tingkat lingkungan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini berlanjut. Kalau bisa, dilaksanakan setiap bulan,” pungkasnya.
Ia berharap semangat gotong royong di Kecamatan Palaran semakin kuat dan menjadi kebiasaan masyarakat. Dengan kegiatan yang dilakukan secara rutin, kebersihan lingkungan dapat terjaga, saluran air tetap lancar, serta potensi genangan dan banjir saat musim hujan dapat ditekan.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















