Menu

Mode Gelap
Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif, Anak-Anak Diajak Bermimpi tentang Kota Masa Depan Libur Panjang di IKN Semarak, Pameran Reptil Eksotis Jadi Daya Tarik Pengunjung Nusantara Park Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 18:15 WITA ·

Tim SAR Temukan Seluruh Korban Kecelakaan Perahu di Sungai Meratak, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada Selasa (8/10/2025.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa total terdapat tiga orang korban dalam peristiwa tersebut.

“Satu korban selamat atas nama Iliq (61), sementara dua korban lainnya atas nama Helmiana Neri dan Marsel ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Pencarian hari kedua dimulai pada pukul 07.15 WITA, dengan penyisiran ke arah hilir dari lokasi kejadian. Pada pukul 13.30 WITA, tim menemukan korban Helmiana Neri (P) berjarak sekitar 1,5 km dari LKP dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, pada pukul 18.10 WITA, korban Marsel (L) ditemukan pada koordinat sekitar 2,3 km dari LKP, juga dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban telah dievakuasi ke rumah duka.

Setelah pelaksanaan debriefing pada pukul 18.45 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing untuk melanjutkan kegiatan kesiapsiagaan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan di Kutai Timur serta warga dan keluarga korban.

Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi beberapa kendala seperti arus sungai yang deras dan keberadaan binatang buas di sekitar lokasi pencarian. Meski demikian, cuaca cerah membantu memperlancar operasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Setelah korban terakhir ditemukan, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Aries Setiawan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim

18 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota40

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian

18 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota39

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001
Trending di BERITA DAERAH