Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 18:15 WITA ·

Tim SAR Temukan Seluruh Korban Kecelakaan Perahu di Sungai Meratak, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (8/10/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada Selasa (8/10/2025.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa total terdapat tiga orang korban dalam peristiwa tersebut.

“Satu korban selamat atas nama Iliq (61), sementara dua korban lainnya atas nama Helmiana Neri dan Marsel ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Pencarian hari kedua dimulai pada pukul 07.15 WITA, dengan penyisiran ke arah hilir dari lokasi kejadian. Pada pukul 13.30 WITA, tim menemukan korban Helmiana Neri (P) berjarak sekitar 1,5 km dari LKP dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, pada pukul 18.10 WITA, korban Marsel (L) ditemukan pada koordinat sekitar 2,3 km dari LKP, juga dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban telah dievakuasi ke rumah duka.

Setelah pelaksanaan debriefing pada pukul 18.45 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing untuk melanjutkan kegiatan kesiapsiagaan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan di Kutai Timur serta warga dan keluarga korban.

Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi beberapa kendala seperti arus sungai yang deras dan keberadaan binatang buas di sekitar lokasi pencarian. Meski demikian, cuaca cerah membantu memperlancar operasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Setelah korban terakhir ditemukan, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Aries Setiawan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH