Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 15 Okt 2025 22:15 WITA ·

Bupati Aulia: Penguatan Produksi dan Distribusi Lokal Jadi Kunci Kendalikan Inflasi di Kukar


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa pengendalian inflasi di daerah tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan harga, tetapi harus disertai penguatan produksi pangan lokal dan sistem distribusi yang efisien.

Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok sangat bergantung pada ketersediaan pasokan dan keterhubungan antara produsen serta pasar. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menjaga agar hasil produksi petani dan nelayan dapat terserap secara optimal di pasar-pasar lokal.

“Kita ingin memastikan inflasi di Kukar tetap terkendali. Salah satu caranya dengan memperkuat sistem rantai pasok dan memastikan produksi petani serta nelayan terserap dengan baik,” ujar Aulia Rahman pada Rabu (15/10/2025).

Ia menekankan bahwa pengendalian inflasi harus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

“Masalah inflasi tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Semua harus bergerak bersama mulai dari produsen, pelaku distribusi, hingga lembaga keuangan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” tegasnya.

Aulia juga mendorong agar titik-titik pusat produksi pangan di Kukar dapat dipetakan dan diintegrasikan dengan berbagai program daerah, termasuk dapur-dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga distribusi bahan pangan menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

“Buat peta titik produksi pangan kita, hubungkan dengan dapur-dapur MBG. Dengan begitu, hasil petani bisa terserap dan tidak menumpuk di satu wilayah saja,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai penting adanya mekanisme subsidi dan dukungan fiskal daerah untuk menstabilkan harga ketika terjadi fluktuasi di pasar. Langkah tersebut dinilai efektif dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

“Kalau harga tidak stabil, pemerintah bisa masuk dengan mekanisme subsidi agar harga tetap terjaga. Ini penting untuk melindungi daya beli masyarakat,” kata Aulia.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI-Polri yang turut membantu memasarkan hasil pertanian. Menurutnya, kerja sama ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi di Kukar.

“Dengan kebersamaan, saya yakin Kukar mampu menjaga inflasi tetap terkendali dan memastikan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH