Menu

Mode Gelap
Hari Ketiga Pencarian di Sungai Belayan, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga 10 Kilometer Dishub Samarinda Tegaskan Aturan Parkir Mie Gacoan, Off Street Jadi Kewenangan Pemegang Izin OSS Komisi II DPRD Samarinda Gelar Hearing Parkir Mie Gacoan, Soroti Potensi PAD yang Belum Tergarap Ananda Emira Moeis Desak Pengawasan Ketat Usai Jembatan di Sungai Mahakam Kembali Ditabrak Kohati HMI Samarinda Jalin Silaturahmi dengan Komisi III DPRD, Dorong Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan dan Sampah

BERITA DAERAH · 21 Okt 2025 22:15 WITA ·

Pekan Kebudayaan Daerah Kukar 2025, Ajang Revitalisasi Identitas dan Kebanggaan Budaya Lokal


 Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, bersama Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya sekaligus Ketua Panitia Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025, M. Saidar, berfoto bersama para tamu undangan seusai prosesi pembukaan PKD 2025 di Gedung Serapo, Tenggarong. Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kolaborasi dan semangat bersama antara pemerintah daerah, pelaku seni, serta masyarakat dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal di Kutai Kartanegara. Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, bersama Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya sekaligus Ketua Panitia Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025, M. Saidar, berfoto bersama para tamu undangan seusai prosesi pembukaan PKD 2025 di Gedung Serapo, Tenggarong. Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kolaborasi dan semangat bersama antara pemerintah daerah, pelaku seni, serta masyarakat dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal di Kutai Kartanegara.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi membuka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 di Gedung Serapo, Tenggarong, pada Selasa (21/10/2025). Agenda tahunan ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga 23 Oktober 2025, dan diisi dengan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan pelaku seni, akademisi, komunitas budaya, serta masyarakat umum.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, selaku ketua panitia PKD 2025, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan refleksi atas kekayaan budaya daerah.

“Melalui PKD 2025, kami ingin menggugah kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya daerah. Seluruh kegiatan difokuskan untuk memperkuat jati diri, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal,” ujar Saidar.

Rangkaian kegiatan PKD tahun ini terbilang cukup beragam. Dimulai dengan workshop budaya yang diselenggarakan pada 20–21 Oktober 2025 di Planetarium Jagad Raya Tenggarong. Workshop tersebut menghadirkan para narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi budaya, dengan pembahasan seputar pengetahuan serta teknologi tradisional daerah, sekaligus bagaimana nilai-nilai tersebut bisa diadaptasi dalam kehidupan modern.

Selanjutnya, pada 22–23 Oktober 2025, di halaman Planetarium Jagad Raya, masyarakat akan disuguhkan berbagai permainan rakyat, seperti lomba sumpit dan ketapel. Selain menghibur, kegiatan ini juga mengandung makna filosofis tentang sportivitas, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Kutai Kartanegara.

Kegiatan utama, yakni pameran budaya, digelar di Gedung A Gedung Serapo selama 21–23 Oktober 2025. Pameran tersebut menampilkan sepuluh objek pemajuan kebudayaan daerah, mulai dari karya seni, artefak bersejarah, hingga inovasi berbasis kearifan lokal. Berbagai instansi turut berpartisipasi, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, serta pelaku budaya dari berbagai kecamatan di Kukar.

Tak hanya itu, pengunjung juga akan disuguhkan dengan pementasan seni pertunjukan seperti musik tradisional, teater, mamanda, hingga sastra lisan yang menampilkan kreativitas pelajar dan komunitas seni lokal. Di sela kegiatan, akan digelar pula apresiasi budaya dan diskusi kebudayaan di Taman Tanjung. Forum ini mengundang tokoh masyarakat dan budayawan lokal untuk membahas upaya penguatan nilai-nilai budaya di tengah dinamika zaman.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 24 Oktober 2025 akan dilaksanakan ziarah budaya, sebuah agenda simbolis untuk mengenang dan menghormati jasa para pendahulu yang telah berkontribusi besar dalam melestarikan warisan budaya Kutai Kartanegara.

Melalui pelaksanaan PKD 2025 ini, Disdikbud Kukar berharap masyarakat semakin memiliki rasa cinta terhadap budaya daerah, serta mendorong generasi muda agar aktif berperan dalam upaya pelestarian.

“PKD bukan hanya sekadar ajang hiburan tahunan, tetapi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong, dan kebanggaan terhadap identitas budaya Kutai Kartanegara,” pungkas Saidar.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hari Ketiga Pencarian di Sungai Belayan, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga 10 Kilometer

15 Januari 2026 - 20:00 WITA

sar3

Dishub Samarinda Tegaskan Aturan Parkir Mie Gacoan, Off Street Jadi Kewenangan Pemegang Izin OSS

15 Januari 2026 - 19:00 WITA

dishub smd3

Komisi II DPRD Samarinda Gelar Hearing Parkir Mie Gacoan, Soroti Potensi PAD yang Belum Tergarap

15 Januari 2026 - 18:00 WITA

iswandi1

Ananda Emira Moeis Desak Pengawasan Ketat Usai Jembatan di Sungai Mahakam Kembali Ditabrak

15 Januari 2026 - 17:00 WITA

ananda1

Kohati HMI Samarinda Jalin Silaturahmi dengan Komisi III DPRD, Dorong Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan dan Sampah

15 Januari 2026 - 16:00 WITA

kohti hmi smd 1

TPS Taman Cerdas Ditata Ulang, Penerangan Jalan Terpasang, Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Rampung

15 Januari 2026 - 15:00 WITA

aan2
Trending di BERITA DAERAH