KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan pembangunan saat ini mulai menunjukkan tren positif, meskipun tingkat partisipasinya masih berbeda di setiap wilayah.
Menurutnya, partisipasi pemuda dalam forum-forum perencanaan pembangunan, seperti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten, belum sepenuhnya merata.
“Masih ada daerah yang tingkat keterlibatan pemudanya rendah, tetapi di beberapa wilayah lain kontribusinya sudah sangat luar biasa,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Aji Ali menambahkan, di wilayah yang aktif, pemuda tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat dalam penyusunan program hingga pelaksanaan kegiatan secara langsung. Kondisi ini dianggap sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan kepemimpinan dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Untuk meningkatkan keterlibatan pemuda secara lebih merata, Dispora Kukar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan. Melalui pendekatan dialog, pendampingan, serta pemberian ruang partisipasi yang terbuka, beberapa organisasi yang sebelumnya pasif kini mulai kembali aktif.
“Banyak organisasi yang dulunya tidak berjalan, sekarang sudah mulai bergerak lagi. Mereka ikut di kegiatan Dispora, bahkan sudah mampu melaksanakan programnya sendiri,” jelas Aji Ali.
Salah satu bentuk pembinaan yang tengah digencarkan adalah program kewirausahaan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk pemuda. Program ini dijalankan dengan dukungan KNPI kecamatan dan diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, serta kemandirian ekonomi.
“Program UMKM ini membuka ruang bagi pemuda untuk berkreasi. Banyak ide baru muncul dari teman-teman KNPI dan pemuda di kecamatan, yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Aji Ali menegaskan, pembinaan kepemudaan membutuhkan pendekatan yang relevan dengan karakter generasi saat ini. Pemerintah daerah, menurutnya, harus mampu menghadirkan program yang menarik dan mampu membangkitkan motivasi dari dalam diri pemuda itu sendiri.
“Kita tidak bisa membina pemuda dengan cara yang biasa. Harus kreatif dan inovatif. Pemuda harus merasa dilibatkan dan diberi ruang bergerak,” tegasnya.
Ke depan, Dispora Kukar berkomitmen untuk terus mengembangkan program kolaboratif yang mendorong pemuda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin pemuda Kukar menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar pengamat. Mereka adalah motor penggerak masa depan Kukar,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















