KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui program sosialisasi dan pengenalan berbagai cabang olahraga ke sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi baru yang memiliki daya saing serta potensi berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa pihaknya menggandeng pengurus cabang olahraga (cabor) untuk turun langsung ke sekolah, memperkenalkan berbagai jenis olahraga sejak dini.
“Kami selalu mengajak kawan-kawan pengurus cabang untuk bersama-sama mensosialisasikan seluruh cabang olahraga ke sekolah-sekolah, khususnya SD, SMP, dan SMA,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Menurut Aji Ali, sasaran utama kegiatan ini adalah siswa-siswa tingkat SD dan SMP. Pada usia tersebut, anak-anak memiliki kondisi fisik yang ideal untuk mulai mengembangkan keterampilan dasar olahraga.
“Target utama kami di SD dan SMP, karena di usia itulah daya tahan, fisik, dan keterampilan mereka bisa dibentuk dengan baik,” jelasnya.
Untuk memastikan pembinaan berjalan sistematis, Dispora Kukar menggandeng Dinas Pendidikan dalam penyusunan kurikulum khusus olahraga.
“Setelah ini, kami akan kembali ke sekolah-sekolah untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan kurikulum olahraga,” kata Aji Ali.
Program sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun fondasi olahraga yang kuat di Kutai Kartanegara. Melalui pengenalan sejak dini, diharapkan para siswa dapat menemukan minat dan bakatnya di bidang olahraga tertentu.
“Kami ingin anak-anak Kukar tidak hanya sehat dan bugar, tetapi juga memiliki arah pengembangan prestasi sejak awal,” ujarnya.
Hingga saat ini, sedikitnya 16 cabang olahraga telah bergabung dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan di sekolah-sekolah. Keterlibatan berbagai pengurus cabor menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan di daerah.
Aji Ali menegaskan, kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi semata. Anak-anak yang menunjukkan potensi lebih akan mendapatkan program pembinaan lanjutan, termasuk pelatihan dan pendampingan agar dapat berkembang secara bertahap.
“Kita akan tindak lanjuti dengan pelatihan dan pendampingan agar anak-anak bisa berkembang secara bertahap,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















