KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menggelar program peningkatan kapasitas bagi gerakan koperasi melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Kelembagaan Koperasi. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 17–19 November 2025, di Hotel Grand Verona, Samarinda, dan diikuti 60 peserta dari berbagai koperasi di Kukar.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, yang diwakili Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Iska MMI, S.E. Dalam laporannya, Iska menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta meningkatkan tata kelola yang akuntabel dan profesional.
Iska menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan merujuk pada UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian serta RKA/DPA Perubahan Dinas Koperasi dan UKM Kukar Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa koperasi sebagai soko guru perekonomian harus memiliki kemampuan manajerial yang kuat agar dapat memberikan manfaat optimal bagi anggota dan masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan koperasi dalam mengelola lembaganya secara efektif, efisien, dan profesional,” ujarnya. Ia juga berharap pelatihan ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai prinsip good cooperative governance.
Iska turut memaparkan sejumlah hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, seperti meningkatnya kepercayaan anggota terhadap koperasi, membaiknya kinerja organisasi, tumbuhnya partisipasi anggota, hingga terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan. Dengan tata kelola yang kuat, ia meyakini koperasi di Kutai Kartanegara dapat berkembang berkelanjutan serta menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi dan akademisi yang berkompeten di bidang perkoperasian. Metode kegiatan dilakukan melalui paparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Dengan keterlibatan 60 peserta yang merupakan pengurus dan pengawas koperasi dari berbagai desa di Kukar, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata pada peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi di lapangan.
Iska juga menyampaikan apresiasi kepada peserta atas komitmen mereka memperbaiki tata kelola koperasi masing-masing. Ia berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan koperasi.
“Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi positif dan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan program serupa di masa mendatang,” tutupnya.
Dengan dibukanya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan kembali komitmennya dalam mendorong koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Penguatan kapasitas melalui pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan diharapkan mampu mendorong koperasi di Kukar menjadi organisasi yang modern, transparan, dan kompetitif di era transformasi ekonomi saat ini.
Pewarta : Hanna Editor : Fairuzzabady @2025

















