Menu

Mode Gelap
Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

BERITA DAERAH · 20 Nov 2025 14:15 WITA ·

Pemkab Kutim Targetkan Percepatan Pembangunan Jalan Rampung di 2024 dan 2025 Demi Konektivitas Antar Wilayah


 Pemkab Kutim Targetkan Percepatan Pembangunan Jalan Rampung di 2024 dan 2025 Demi Konektivitas Antar Wilayah Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memperkuat komitmennya untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, dengan fokus utama pada peningkatan konektivitas antar wilayah kecamatan. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari visi misi Bupati untuk mengintegrasikan daerah-daerah yang selama ini terisolasi dan tertinggal, demi memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan.

Akselerasi pembangunan jalan ini ditargetkan rampung pada tahun 2024 dan 2025 melalui skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract atau MYC). Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan proyek peningkatan jalan di wilayah pedalaman, seperti di Kecamatan Muara Bengkal dan Muara Ancalong, dapat selesai sesuai dengan batas waktu kontrak kerja.

Selain proyek daerah, Pemkab Kutim juga menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Sejumlah proyek infrastruktur strategis Pemprov yang melintasi Kutim juga ditargetkan rampung pada 2025, termasuk penyelesaian Jembatan Nibung di Kecamatan Kaubun dan peningkatan akses jalan yang menghubungkan Desa Pengadaan Baru dengan Kabupaten Berau.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya peran Kutai Timur sebagai jalur penghubung utama yang menghubungkan beberapa wilayah, bahkan hingga ke Kalimantan Utara. Dengan rampungnya proyek jalan dan jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang dan jasa dapat berjalan lebih lancar, yang pada akhirnya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. Pembangunan konektivitas yang memadai ini dianggap krusial untuk membuka isolasi daerah dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan publik dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

 

ADV Diskomifo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

a52

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50

Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda

21 Juni 2026 - 18:30 WITA

a49

Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

21 Juni 2026 - 13:00 WITA

a48

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43
Trending di BERITA DAERAH