Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 27 Nov 2025 19:30 WITA ·

Pemkab Kutim Realisasikan 700 Unit Hunian Sehat: Wujudkan Komitmen 1.000 Rumah Layak Huni di Tahun 2025


 Pemkab Kutim Realisasikan 700 Unit Hunian Sehat: Wujudkan Komitmen 1.000 Rumah Layak Huni di Tahun 2025 Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Disperkim) menunjukkan komitmen kuatnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dengan merealisasikan penyediaan 700 unit Rumah Layak Huni (RLH) sepanjang tahun 2025.

Program ini menjadi tonggak penting dalam upaya mencapai target 1.000 unit RLH yang dicanangkan sebagai bagian dari 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Intervensi yang dilakukan oleh Disperkim terbagi menjadi dua skema utama, disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Kepala Bidang Perumahan Umum Disperkim Kutim, Astana Lode, menjelaskan bahwa dari total realisasi 700 unit, 200 unit di antaranya merupakan pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang benar-benar tidak memiliki hunian. Sementara itu, 500 unit lainnya dialokasikan untuk program rehabilitasi atau bedah rumah bagi rumah tidak layak huni (RTLH).

Fokus geografis program tahun ini diprioritaskan di empat wilayah padat penduduk dan yang telah teridentifikasi memiliki banyak RTLH. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung. Rata-rata, setiap kecamatan mendapatkan alokasi lebih dari 100 unit untuk kegiatan rehabilitasi.

Program RLH ini secara tegas ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang selama ini tinggal di hunian yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Lebih dari sekadar urusan infrastruktur, tujuan utama dari inisiatif ini adalah meningkatkan kualitas hidup warga. Hunian yang sehat, aman, dan layak diharapkan mampu menopang produktivitas keluarga serta berkontribusi pada penciptaan lingkungan permukiman yang lebih tertata.

Disperkim Kutim menegaskan bahwa program penyediaan rumah layak huni akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten, dan direncanakan akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dengan menyesuaikan alokasi anggaran daerah. Upaya ini merupakan bentuk keberpihakan nyata Pemkab Kutim terhadap kesejahteraan masyarakat kecil, sekaligus menjadi fondasi bagi pembangunan manusia yang lebih berkualitas di masa depan.

 

ADV Diskominfo SP kutim
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH