Menu

Mode Gelap
Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini KPU Se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN, Bahas Penataan Dapil Khusus Pemilu 2029 IKN Buka Peluang Kolaborasi Konstruksi, Tekankan Kualitas dan Inovasi

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 16:30 WITA ·

Pemutakhiran Data Kesejahteraan Nasional: Dinsos Kutim Perkuat Kapasitas Operator Desa Menuju Data Tunggal yang Akurat


 Pemutakhiran Data Kesejahteraan Nasional: Dinsos Kutim Perkuat Kapasitas Operator Desa Menuju Data Tunggal yang Akurat Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah merespons tuntutan kebijakan nasional dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas Operator Desa untuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Acara yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, ini menandai lompatan besar dari penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menuju basis data nasional yang terintegrasi dan mencakup seluruh lapisan masyarakat berdasarkan peringkat kesejahteraan.

Sudirman Latif menjelaskan bahwa DTSEN bertujuan mengonsolidasikan data dari berbagai sumber, termasuk Kemendagri, Kemenko PMK (P3KE), BPS (Regsosek), dan data DTKS dari Kementerian Sosial. Dengan adanya integrasi ini, pemerintah daerah akan memiliki data tunggal yang lebih kuat dan akurat, yang sangat penting untuk memastikan arah kebijakan dan program pembangunan—terutama penyaluran bantuan sosial—menjadi lebih tepat sasaran. Ia menekankan peran strategis operator desa sebagai ujung tombak yang paling mengenal kondisi warganya.

Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menambahkan bahwa workshop ini adalah tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dan Permensos Nomor 03 Tahun 2025 yang mewajibkan pemutakhiran data secara berkala dan terintegrasi. Ernata menegaskan bahwa ketepatan data adalah kebutuhan mutlak dalam penyaluran program perlindungan sosial, dan DTSEN akan menjadi data induk penentu penerima manfaat. Pelatihan ini juga menekankan penguasaan aplikasi SIKS-NG dan pentingnya aplikasi SIPMAS yang membantu Pemkab menganalisis peta permasalahan sosial hingga tingkat desa.

Ketua Panitia, Agus Budi Priyanto, melaporkan bahwa workshop selama dua hari (1–2 Desember 2025) ini diikuti oleh operator dari 141 desa dan kelurahan, serta para pendamping TKSK dan PKH se-Kutim. Dengan menghadirkan narasumber dari Pusdatin Kesos Kemensos RI, BPS Provinsi Kaltim, serta PT Integra Inovasi Indonesia, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan operator dan memperkuat sinergi antar-instansi demi peningkatan kualitas pengelolaan DTSEN di Kutim.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Blukar 2026 Resmi Dimulai, Jelajah Alam Kukar Lewat Konsep Overland Dan Sport Tourism

24 April 2026 - 18:00 WITA

aul0000001

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan MBG, Celni Tekankan Standar Kesehatan Dapur dan Dukung Pengembangan Seni Budaya

24 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota02

Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat, Target Selesai Tahun Ini

24 April 2026 - 16:00 WITA

dpdrkota01

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Demo, Dorong Pendekatan Dialog Redam Konflik

23 April 2026 - 17:00 WITA

kn010

PAW DPRD Kaltim Tinggal Tunggu Restu Pusat, Celni: Administrasi Sudah Tuntas

23 April 2026 - 16:30 WITA

kn09

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Soroti Proyek Pendidikan Belum Rampung, Tegaskan Tak Boleh Mangkrak

23 April 2026 - 16:00 WITA

kn08
Trending di BERITA DAERAH