KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (Bankeudes) senilai Rp 250 juta per RT, sebuah inisiatif unggulan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), dilaporkan mulai memberikan dampak positif yang nyata terhadap perbaikan infrastruktur lingkungan di wilayah Teluk Lingga. Berbagai Ketua RT mengonfirmasi bahwa pembangunan skala kecil di lingkungan mereka mengalami percepatan signifikan. Misalnya, Nur Kholis, Ketua RT 19, menyebutkan bahwa proyek semenisasi jalan di Gang Prima 2 yang sebelumnya sering tergenang dan banjir, kini telah mencapai hampir 50% progres, bahkan beberapa gang yang awalnya menggunakan papan kayu telah berganti menjadi semen penuh, menjadikan akses warga lebih layak dan aman.
Manfaat program ini juga dirasakan di RT 42, di mana Ketua RT Naim Nur Qur’an berterima kasih karena Bankeudes telah digunakan untuk pemasangan lampu, CCTV, dan pembenahan kebersihan lingkungan, membuktikan fleksibilitas program untuk fasilitas lingkungan. Namun, Ade Romaningsih, Ketua RT 46, menegaskan adanya mekanisme yang ketat, di mana dana bantuan sebesar Rp 250 juta per RT tersebut tidak diterima dalam bentuk uang tunai oleh pengurus RT, melainkan disalurkan melalui sistem pengajuan kebutuhan program seperti renovasi gudang, posyandu, atau pos keamanan yang seluruhnya dikelola oleh pemerintah daerah. Ketua Forum RT Teluk Lingga, Nirwan Rais, turut mengapresiasi perhatian Bupati Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa meskipun berbentuk program, bantuan ini sangat mendukung percepatan pembangunan dari level paling dasar dan Pemkab Kutim menargetkan manfaat pembangunan yang merata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan.
ADV Diskominfo SP Kutim

















