Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 16:00 WITA ·

Pemkab Kutim Lanjutkan Proyek Drainase di Jalan APT Pranoto untuk Atasi Banjir


 Pemkab Kutim Lanjutkan Proyek Drainase di Jalan APT Pranoto untuk Atasi Banjir Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi masalah banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan Sangatta dengan melanjutkan proyek pembangunan sistem drainase. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan drainase di Jalan APT Pranoto yang terkoneksi dengan Jalan Wolter Monginsidi di Kecamatan Sangatta Utara.

Detail Proyek dan Tujuan:

  • Skema Proyek: Peningkatan drainase ini merupakan bagian dari empat proyek pengendalian banjir dengan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract – MYC) yang menelan total anggaran sekitar Rp 100 miliar.
  • Anggaran Khusus APT Pranoto: Proyek saluran drainase di Jalan APT Pranoto-Wolter Monginsidi dialokasikan dana sekitar Rp 25 miliar.
  • Target dan Progres: Proyek ini mulai dikerjakan sekitar Oktober 2023 dan secara keseluruhan direncanakan rampung pada Agustus 2024. Pada Maret 2024, pengerjaan proyek di tiga titik, termasuk APT Pranoto, rata-rata telah mencapai 55 persen.
  • Tujuan: Pembangunan ini bertujuan untuk mengembalikan dan meningkatkan fungsi saluran air, serta merupakan upaya pemerintah untuk menunjang sasaran pembangunan nasional terkait pemerataan pengembangan prasarana drainase.

Kepala Bappeda Kutim Noviari Noor menyatakan bahwa program pembangunan drainase ini telah menunjukkan hasil positif dalam mengurangi dampak banjir di Kutim dan akan kembali diusulkan untuk lima tahun ke depan sebagai bagian dari program prioritas “Kutim Hebat”.

Sorotan dan Tindak Lanjut:

Meskipun demikian, pelaksanaan proyek ini sempat mendapat sorotan dari warga Jalan APT Pranoto pada awal tahun 2024. Warga mengeluhkan bahwa drainase yang baru dibangun posisinya lebih tinggi dari bahu jalan dan rumah mereka, yang justru menyebabkan air hujan deras masuk ke rumah-rumah penduduk.

Menanggapi hal ini, Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman telah berulang kali melakukan peninjauan lapangan dan berpesan agar kontraktor betul-betul memastikan aliran air mengalir ke hilir dengan baik dan tidak terjadi stagnasi.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH