Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

IKN NUSANTARA · 18 Des 2025 20:59 WITA ·

Perkuat Ekosistem Investasi, Otorita IKN Dorong UMKM Naik Kelas di Kawasan Tri-City


 Otorita IKN menyelenggarakan kegiatan penguatan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk pelaku UMKM di wilayah delineasi IKN Swissôtel Nusantara pada Rabu (17/12/2025). (Pic.Humas Otorita IKN) Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan kegiatan penguatan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk pelaku UMKM di wilayah delineasi IKN Swissôtel Nusantara pada Rabu (17/12/2025). (Pic.Humas Otorita IKN)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat fondasi ekonomi kawasan dengan mendorong UMKM sebagai penggerak utama ekosistem investasi dan kemudahan berusaha. Upaya tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Penguatan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha di IKN yang dihadiri UMKM binaan Bank Indonesia, UMKM binaan Otorita IKN, serta pelaku UMKM di wilayah delineasi IKN. Kegiatan ini digelar di Swissôtel Nusantara, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus penguatan kapasitas UMKM terhadap potensi investasi di IKN, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan Tri-City yang terintegrasi antara Nusantara, Balikpapan, dan Samarinda.

Beragam agenda strategis dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari pembukaan peluang investasi dan usaha bagi UMKM dalam pengembangan ekosistem Tri-City, kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung ekosistem berusaha, hingga pemaparan kepastian bagi investor pelopor pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024. Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi Rancangan Peraturan Kepala OIKN terkait formula, besaran, dan tata cara pembayaran tarif kontribusi atas pengalokasian ADP OIKN.

Pengembangan ekonomi IKN dirancang dalam kerangka Tri-City Economy, di mana Nusantara diposisikan sebagai pusat pemerintahan serta investasi hijau dan berkelanjutan. Samarinda akan dikembangkan sebagai pusat sejarah dengan sektor energi yang diremajakan, sementara Balikpapan berperan sebagai pusat industri hilir migas dan logistik Kalimantan.

Dalam kesempatan ini, Otorita IKN bersama Bank Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat ekonomi UMKM melalui berbagai langkah strategis, antara lain penataan kawasan tematik, kemudahan akses pembiayaan, kurasi UMKM agar naik kelas menuju investasi, digitalisasi UMKM, serta integrasi UMKM ke dalam rantai pasok (supply chain). Saat ini, tercatat sebanyak 888 UMKM binaan Otorita IKN yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah delineasi IKN.

Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Ferdinand Kana Lo, menyampaikan harapannya agar UMKM di kawasan IKN dapat terus berkembang dan bertransformasi menjadi usaha berskala lebih besar.

“Saya berharap UMKM kita ini dapat bertransformasi menjadi besar. Kami akan menampung seluruh masukan dan saran dari Bapak/Ibu. Melalui kolaborasi, kita ingin membangun dan mengembangkan ekosistem ekonomi Nusantara yang kuat dengan UMKM sebagai tulang punggungnya,” ujar Ferdinand.

Selain itu, Otorita IKN juga berkomitmen untuk terus memperhitungkan dukungan untuk pertumbuhan UMKM dalam perancangan dan rencana pembangunan infrastruktur di IKN.

Salah satu pembicara, Putri Arofah, Founder Batik Putri Maluang, menekankan pentingnya kualitas dan tanggung jawab dalam membangun usaha untuk seluruh peserta UMKM.

“Tunjukkan bahwa kita memiliki kualitas dan integritas. Untuk menjadi pengusaha yang sukses, diperlukan komitmen dan tanggung jawab penuh terhadap setiap kepercayaan dan pembelian yang diberikan oleh pelanggan,” ujar Putri.

Ke depan, Otorita IKN berkomitmen untuk melakukan pengembangan UMKM secara lebih masif melalui pembangunan Sentra Industri Terpadu Nusantara (SITNa), pengembangan galeri dan sentra layanan UMKM sebagai pusat pendampingan dan coaching clinic, pembentukan wadah organisasi atau perhimpunan UMKM IKN (KUBE/Koperasi), pembangunan basis data terintegrasi guna mewujudkan Smart UMKM, serta penguatan pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR).

Melalui langkah-langkah tersebut, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara dan kawasan sekitarnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA