Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

IKN NUSANTARA · 20 Des 2025 13:00 WITA ·

Lewat Buku Potret Alam Nusantara, Otorita IKN Perkuat Kolaborasi Kota Hutan di Nusantara


 Ratusan insan Otorita IKN bersama masyarakat umum melakukan penanaman pohon sebanyak 750 bibit di Plaza Bhinneka, KIPP Nusantara, pada Jumat (19/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN) Perbesar

Ratusan insan Otorita IKN bersama masyarakat umum melakukan penanaman pohon sebanyak 750 bibit di Plaza Bhinneka, KIPP Nusantara, pada Jumat (19/12/2025). (Pic. Humas Otorita IKN)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) merilis buku Potret Alam Nusantara dalam kegiatan penanaman 750 bibit pohon di Plaza Bhinneka, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Otorita IKN dalam menjaga dan memulihkan ekosistem lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen Nusantara sebagai kota hutan berkelanjutan.

Peluncuran buku tersebut menandai capaian penanaman sepanjang tahun 2025 yang dilakukan melalui partisipasi antara insan Otorita IKN, masyarakat, pemerintah, hingga dunia usaha. Upaya ini sejalan dengan visi Ibu Kota Nusantara yang menargetkan 65 persen wilayahnya sebagai kawasan hutan tropis, sebagai fondasi pembangunan kota masa depan yang selaras dengan alam.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa buku Potret Alam Nusantara merupakan hasil kolaborasi lintas komunitas yang merekam keanekaragaman hayati di kawasan Nusantara.

“Buku yang kita luncurkan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Perkumpulan Mandala Katalika (MANKA) dan para pengamat burung dari seluruh Indonesia. Buku ini menjadi jawaban untuk membuktikan bahwa hutan di IKN tidak rusak. Silakan menikmati keindahan foto-foto satwa yang ada di IKN, karena jika hutannya rusak, keindahan tersebut tidak mungkin dapat kita temukan,” ujarnya.

Buku sejumlah 119 halaman tersebut disusun melalui kolaborasi Otorita IKN dengan MANKA, serta didukung oleh Burung Indonesia, Burungnesia, dan Komunitas Pengamat Burung Nusantaradalam proses dokumentasi dan pengamatan lapangan.

Beragam spesies satwa, mulai dari Julang Emas, Owa Kelawat, Kubung Malaya hingga berbagai fauna lainnya, terekam dalam buku ini sebagai gambaran kekayaan biodiversitas Nusantara. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari misi Ibu Kota Nusantara menuju kota yang ramah satwa, dengan pembangunan yang mengedepankan keseimbangan antara manusia dan alam.

Sebagai penutup, Otorita IKN menegaskan bahwa pengembangan Nusantara dilakukan melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan yang berpijak pada kekuatan alam. Kota Hutan: Solusi Berbasis Alam Menuju Ibu Kota Nusantara Berkelanjutan menjadi arah utama pembangunan, seiring komitmen menjaga keanekaragaman hayati sebagai warisan bagi generasi mendatang.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h17

Delegasi ICAPPS 2026 Kunjungi Nusantara, Bahas Konsep Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

h4

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g83

Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g44

HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

17 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g42

Malam Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

g31
Trending di IKN NUSANTARA