Menu

Mode Gelap
Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

BERITA DAERAH · 22 Des 2025 16:30 WITA ·

Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani: Cinta Ibu Abadi dan Tak Tergantikan


 Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmani, yang akrab disapa Yama, menyampaikan pesan penuh makna tentang arti dan peran penting seorang ibu dalam kehidupan. Perbesar

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmani, yang akrab disapa Yama, menyampaikan pesan penuh makna tentang arti dan peran penting seorang ibu dalam kehidupan.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmani, yang akrab disapa Yama, menyampaikan pesan penuh makna tentang arti dan peran seorang ibu dalam kehidupan. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media Kumalanews.id melalui pesan WhatsApp, Senin (22/12/2025).

Menurut Yama, sosok ibu merupakan simbol cinta yang tidak pernah berakhir. Kasih sayang seorang ibu, kata dia, bersifat abadi dan tidak dapat tergantikan oleh apa pun, karena lahir dari ketulusan dan pengorbanan tanpa pamrih.

“Cinta seorang ibu itu tidak pernah berakhir, abadi, dan tak pernah tergantikan oleh apa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, kasih sayang ibu hadir tanpa syarat dan menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian serta masa depan setiap anak. Sejak seorang anak dilahirkan hingga tumbuh dewasa, peran ibu selalu menyertai, baik dalam memberikan perhatian, pendidikan, maupun dukungan moral.

Lebih lanjut, Yama menilai bahwa pengorbanan seorang ibu tidak hanya terlihat dari jerih payah fisik, tetapi juga dari ketulusan doa dan kesabaran yang terus menyertai setiap langkah anak-anaknya. Peran tersebut menjadikan ibu sebagai figur sentral dalam keluarga.

Menurutnya, peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat untuk kembali mengingat jasa-jasa ibu serta menumbuhkan rasa hormat, cinta, dan penghargaan kepada perempuan yang telah melahirkan dan membesarkan generasi penerus bangsa.

“Sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu, tidak hanya pada Hari Ibu, tetapi setiap hari dalam kehidupan kita,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita

15 Juni 2026 - 13:00 WITA

kam23

DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan

15 Juni 2026 - 12:00 WITA

kam22

Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat

15 Juni 2026 - 11:00 WITA

kam19

Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan

14 Juni 2026 - 18:00 WITA

kam18

Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

14 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam17

Pelatihan Jurnalistik di SMA Muhammadiyah Tenggarong

14 Juni 2026 - 16:00 WITA

kam15
Trending di BERITA DAERAH