Menu

Mode Gelap
Kebakaran Rumah di Sangasanga Dalam Berhasil Dipadamkan, Tidak Ada Korban Jiwa Polres Kukar Bongkar Jaringan Narkotika, Tiga Tersangka Diamankan dengan Barang Bukti Kilograman Sabu Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026 Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana 2026 Empat IPA Segera Diresmikan, Perumdam Tirta Kencana Mantapkan Target Layanan Air Bersih 100 Persen di Samarinda

BERITA DAERAH · 3 Jan 2026 15:00 WITA ·

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital


 Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Usia boleh seumur jagung, namun langkah Petala Borneo terbilang mantap dan penuh keyakinan. Kelompok musik yang resmi terbentuk pada Agustus 2025 ini langsung menunjukkan keseriusannya dengan menggarap karya rekaman yang secara resmi dimulai pada 1 Januari 2026. Dalam waktu singkat, hasilnya pun nyata: lima lagu telah dirilis dan kini dapat dinikmati masyarakat luas melalui seluruh platform musik digital.

Lima karya tersebut hadir dengan warna dan karakter yang kuat, berakar pada tradisi namun dibalut nuansa kekinian. Lagu Erau Tenggarong dan Kawa Hak merupakan ciptaan Achmad Fauzi, sementara Bejepenan lahir dari tangan Joel Kaharu musisi yang dikenal luas sebagai mantan vokalis Olahgubang. Dua lagu lainnya, Menari Bersuka Ria ciptaan Achmad Fauzi serta Pelipur Lara karya Jesdi Maulana A. Noya, melengkapi deretan rilisan awal Petala Borneo yang sarat identitas budaya.

Kelima lagu tersebut bukan sekadar komposisi musik, melainkan representasi semangat Petala Borneo dalam mengolah kekayaan tradisi Kutai menjadi karya yang relevan dengan selera pendengar masa kini. Instrumen tradisional, nuansa etnik, serta penggunaan bahasa Kutai menjadi elemen penting yang diramu dengan aransemen modern, sehingga mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru.

Founder Petala Borneo, Achmad Fauzi, mengungkapkan bahwa proses rekaman kelima lagu ini sebenarnya telah dimulai sejak September hingga Desember 2025. Tahap awal tersebut menjadi fondasi penting sebelum proyek ini resmi diumumkan dan dirilis ke publik pada awal tahun 2026.

“Proyek ini bukan hanya tentang lima lagu. Ini bagian dari rangkaian produksi yang lebih besar,” ujar Fauzi, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, Petala Borneo masih memiliki empat lagu lainnya yang telah dipersiapkan dan direncanakan akan dilanjutkan proses penggarapannya sepanjang tahun 2026.

Lebih jauh, Fauzi menegaskan bahwa Petala Borneo hadir membawa pesan kuat: dari tanah Kutai lahir sekelompok anak muda yang siap bersaing di industri musik nasional, bahkan internasional, tanpa meninggalkan akar tradisi. Identitas kultural menjadi napas utama, baik melalui pemilihan instrumen maupun penggunaan bahasa Kutai sebagai ciri khas yang membedakan mereka dari kelompok musik lain.

Di tengah derasnya arus globalisasi musik, Petala Borneo justru melihat media digital sebagai peluang strategis. Platform digital diyakini mampu menjadi jembatan efektif untuk memperkenalkan budaya Kutai kepada audiens yang lebih luas, khususnya generasi Z yang akrab dengan dunia streaming dan media sosial.

Petala Borneo berharap lima lagu yang telah dirilis dapat menjadi pilihan utama dalam daftar putar harian pendengar, sekaligus membuka ruang dialog budaya melalui musik. Dengan kebanggaan membawa unsur kedaerahan, mereka optimistis musik dapat menjadi medium yang kuat untuk memperkenalkan Kutai Kartanegara ke panggung yang lebih luas.

“Melalui musik, kami berupaya memperluas jangkauan Kutai Kartanegara agar semakin dikenal oleh publik yang lebih luas,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Rumah di Sangasanga Dalam Berhasil Dipadamkan, Tidak Ada Korban Jiwa

23 Januari 2026 - 09:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 20

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana 2026

22 Januari 2026 - 15:00 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 21

Empat IPA Segera Diresmikan, Perumdam Tirta Kencana Mantapkan Target Layanan Air Bersih 100 Persen di Samarinda

22 Januari 2026 - 14:30 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 20

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmi: Hari Jadi Kota Bukan Sekadar Seremoni, Momentum Berbenah Setiap Hari

22 Januari 2026 - 12:12 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 19

Ketua DPRD Samarinda Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Kekhidmatan Peringatan HUT Kota

22 Januari 2026 - 09:30 WITA

ketua dprd smd 1
Trending di BERITA DAERAH