Menu

Mode Gelap
Bunda PAUD Balikpapan: Pola Asuh Sejak Usia Dini Kunci Mencetak Generasi Unggul Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Truk di Pos KM 13, Pelanggar Jam Operasional Langsung Diputar Balik Pascakecelakaan Maut Batu Ampar, Dishub Balikpapan Siapkan Perwali Larang Truk Kosong Melintas di Ruas Tertentu Rahmad Mas’ud Dorong Sinergi Daerah, Minta Penyaluran Dana Provinsi Dipercepat demi Kelancaran Pembangunan Otorita IKN dan PNM Jajaki Kerja Sama, Perkuat Pembiayaan UMKM Menuju Target Bebas Kemiskinan 2035

BERITA DAERAH · 2 Feb 2026 17:00 WITA ·

Hasto Kristiyanto Konsolidasikan Kader PDI Perjuangan Kaltim, Tekankan Politik Moral dan Keberpihakan pada Rakyat


 Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat konsolidasi internal jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat konsolidasi internal jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin langsung rapat konsolidasi internal jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur di Jalan A. Wahab Syahranie No. 101, Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Senin (2/2/2026).

Pertemuan strategis tersebut dihadiri pengurus dan kader PDI Perjuangan dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Konsolidasi ini menjadi bagian dari penyelarasan langkah dan strategi perjuangan partai pasca pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), sekaligus penguatan soliditas organisasi di daerah.

Dalam arahannya, Hasto menegaskan bahwa PDI Perjuangan harus terus menjaga jati diri sebagai kekuatan politik yang berlandaskan nilai moral, ideologi, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak menjadikan politik semata sebagai sarana mengejar jabatan atau kekuasaan.

“Politik bukan sekadar perebutan kursi pemerintahan. Politik adalah perjuangan moral dan jalan kehidupan untuk menyuarakan mereka yang tidak terdengar serta membela hak-hak rakyat kecil melalui kebijakan yang konkret,” tegas Hasto di hadapan peserta konsolidasi.

Dorong Politik Ekologi di Kalimantan Timur

Hasto juga menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur dalam peta geopolitik nasional, khususnya seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menginstruksikan kader PDI Perjuangan di daerah agar menjadikan politik ekologi sebagai landasan utama pembangunan.

Menurutnya, Kalimantan harus kembali ditempatkan sebagai paru-paru dunia, sejalan dengan visi Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Pembangunan, kata Hasto, tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur jalan, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan rakyat.

“Bung Karno sejak awal menetapkan Kalimantan sebagai paru-paru dunia. Tugas kita adalah menghidupkan kembali semangat politik ekologi itu. Pembangunan jangan hanya bertumpu pada jalan tol, tetapi juga transportasi logistik massal seperti rel kereta api agar kesejahteraan petani dan buruh benar-benar meningkat,” ujarnya.

Soroti Penurunan Daya Beli Masyarakat

Dalam konteks kondisi ekonomi nasional, Hasto mengajak seluruh kader PDI Perjuangan Kalimantan Timur untuk lebih peka terhadap penurunan daya beli masyarakat, termasuk kelas menengah yang terdampak kualitas pertumbuhan ekonomi.

Ia mendorong struktur partai di semua tingkatan untuk menghadirkan program-program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Ketika daya beli menurun, partai harus hadir. Kami mendorong pembentukan dapur umum dan program-program yang langsung menyentuh dapur rakyat. Jangan biarkan masyarakat berjuang sendiri menghadapi tekanan ekonomi,” tambahnya.

Advokasi Rakyat Kecil di Bumi Etam

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, melaporkan bahwa struktur partai di wilayahnya saat ini dalam kondisi solid dan aktif menjalankan fungsi advokasi rakyat.

Ia menyampaikan bahwa fokus advokasi antara lain pendampingan ribuan pedagang pasar tradisional serta buruh perkebunan, terutama terkait pemenuhan hak upah dan perlindungan hukum.

“Rumah partai aktif 24 jam melayani aspirasi masyarakat. Mulai dari persoalan pertanian, perkebunan, hingga fasilitas kesehatan seperti pembangunan rumah sakit yang dipelopori kepala daerah dari PDI Perjuangan, semuanya demi kemaslahatan masyarakat Bumi Etam,” ujar Ananda yang akrab disapa Nanda.

Transformasi Organisasi Berbasis Data dan Teknologi

Menutup arahannya, Hasto menekankan pentingnya transformasi organisasi partai berbasis data dan teknologi informasi. Hal ini dinilai penting untuk menjawab tantangan geografis Kalimantan Timur yang luas serta kompleksitas persoalan daerah.

Ia meminta setiap kantor partai memiliki data yang dinamis dan akurat terkait persoalan wilayah masing-masing, sehingga dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan gerakan politik partai.

“Gunakan imajinasi dan ide untuk membangun partai. Jika kita bekerja keras dengan perencanaan matang dan strategi yang tepat, PDI Perjuangan akan tetap menjadi pilihan utama rakyat pada 2029,” pungkas Hasto.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bunda PAUD Balikpapan: Pola Asuh Sejak Usia Dini Kunci Mencetak Generasi Unggul

4 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e57

Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Truk di Pos KM 13, Pelanggar Jam Operasional Langsung Diputar Balik

4 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e55

Pascakecelakaan Maut Batu Ampar, Dishub Balikpapan Siapkan Perwali Larang Truk Kosong Melintas di Ruas Tertentu

4 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e56

Rahmad Mas’ud Dorong Sinergi Daerah, Minta Penyaluran Dana Provinsi Dipercepat demi Kelancaran Pembangunan

3 Agustus 2026 - 21:00 WITA

e58

Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi

3 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e51

DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e46
Trending di BERITA DAERAH