Menu

Mode Gelap
Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

BERITA DAERAH · 12 Feb 2026 12:00 WITA ·

Pelatihan Daur Ulang di Tenggarong, Siswa Dilatih Jadi Wirausaha Ramah Lingkungan


 Pembukaan Workshop Kewirausahaan berbasis daur ulang sampah di SMA Negeri 2 Tenggarong Foto: Indirwan. Perbesar

Pembukaan Workshop Kewirausahaan berbasis daur ulang sampah di SMA Negeri 2 Tenggarong Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur Cabang Wilayah III bersama Event Organizer Sinar Intan menggelar pelatihan kewirausahaan berbasis daur ulang sampah di SMA Negeri 2 Tenggarong dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional 2026, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan bertema Kolaborasi untuk Indonesia Bersih ini diikuti puluhan siswa dan guru. Peserta mendapatkan praktik langsung mengolah limbah plastik, kardus, dan bahan bekas lainnya menjadi produk kerajinan bernilai guna sekaligus bernilai ekonomi.

CEO EO Sinar Intan, Henny Amiroeddin, mengatakan pelatihan ini menjadi awal rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah 2026 yang dikemas melalui workshop kewirausahaan daur ulang. Program tersebut juga merupakan kegiatan berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2017 untuk mendorong pemanfaatan bahan lokal hasil daur ulang.

Menurutnya, melalui pelatihan ini pelajar dilatih menciptakan ekonomi sirkular, mulai dari pemanfaatan bahan limbah hingga proses produksi dan pemasaran di daerah sendiri. Hingga kini, hampir 10 ribu guru di Kaltim telah mengikuti pelatihan melalui roadshow di berbagai kecamatan.

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini mendukung pembelajaran kewirausahaan di sekolah. Kasi PSMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Kaltim, Fadli Yulizannur, menyebut siswa tidak hanya belajar menjaga lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan produk yang bernilai jual.

“Melalui kegiatan ini siswa belajar mengelola sampah menjadi barang yang bisa dipakai bahkan dijual,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kaltim turut mengapresiasi kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Siswa juga diajarkan memilah sampah organik dan anorganik, termasuk pemanfaatan bank sampah di sekolah.

Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kaltim, Syamsuddin, berharap kegiatan ini mampu mendorong generasi muda lebih kreatif sekaligus bertanggung jawab dalam mengelola sampah.

“Jika dipilah dan dimanfaatkan, sampah justru bisa memberi manfaat bagi lingkungan dan ekonomi,” tutupnya.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13
Trending di BERITA DAERAH