Menu

Mode Gelap
Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 14:00 WITA ·

Iswandi Kritik Sidak Seremonial, Komisi II Siap Turun Diam-Diam Jelang Ramadan


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) seharusnya dilakukan secara efektif dan tanpa seremoni. Menurutnya, sidak yang dilakukan secara terbuka dan melibatkan banyak pihak justru menghilangkan esensi pengawasan di lapangan.

Hal itu disampaikannya saat menanggapi pelaksanaan sidak bapokting di sejumlah pasar di Samarinda, Senin (16/2/2026). Ia menilai sidak seharusnya dilakukan secara mendadak agar kondisi riil di lapangan dapat terlihat tanpa rekayasa.

“Kalau namanya sidak itu harusnya tidak ramai-ramai. Tujuannya supaya kita bisa melihat kondisi sebenarnya. Kalau datang satu rombongan besar pakai bus, itu bukan sidak, tapi seperti karnaval,” tegasnya.

Iswandi menjelaskan, Komisi II DPRD Samarinda berencana melakukan sidak secara mandiri menjelang Ramadan. Ia menyebut kegiatan tersebut kemungkinan dilaksanakan pada awal masa puasa setelah anggota dewan kembali aktif berkantor.

Menurutnya, fokus utama sidak nanti adalah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tidak mengalami lonjakan signifikan hingga menjelang Idul Fitri. Pengawasan ini dinilai penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Yang paling utama kami pastikan adalah kebutuhan pokok masyarakat tersedia dan harganya tetap terkendali, sehingga tidak membebani warga,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Samarinda yang bertugas menjaga stabilitas harga. Ia berharap koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat semakin diperkuat menjelang momentum hari besar keagamaan.

Komisi II DPRD Samarinda, lanjutnya, berkomitmen terus mengawasi pergerakan harga dan distribusi bapokting, khususnya dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15
Trending di BERITA DAERAH