Menu

Mode Gelap
Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif IKN, Gedung DPD Capai 14,2 Persen IKN Jadi Arena Adu Inovasi 94 Tim Mahasiswa di KRTI 2026 Kodam VI/Mulawarman Gelar Bakti Kesehatan, Ratusan Warga Dapat Pemeriksaan Gratis Bazar TNI Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Kaltim-Kaltara Dinkes Balikpapan Pantau ISPA di Tengah Kabut Asap, Kasus Capai 4.125

BERITA DAERAH · 13 Mar 2026 13:00 WITA ·

Pekerja Pencucian Mobil di Sebulu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Masalah Asmara


 Foto ilustrasi: Seorang pekerja pencucian mobil di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar tempat istirahat karyawan, Kamis (12/3/2026) pagi. Dok: Istimewa. Perbesar

Foto ilustrasi: Seorang pekerja pencucian mobil di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar tempat istirahat karyawan, Kamis (12/3/2026) pagi. Dok: Istimewa.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Seorang pekerja pencucian mobil di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di kamar tempat istirahat karyawan, Kamis (12/3/2026) pagi.

Kapolsek Sebulu, Iptu Edy Subagyo, Jumat (13/3/2026), mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban sekitar pukul 09.00 WITA.

Saat itu, seorang pekerja bernama Solikin tengah mencuci kendaraan di lokasi tempat korban bekerja. Ia kemudian hendak masuk ke kamar yang biasa digunakan karyawan untuk beristirahat. Namun saat membuka pintu kamar, ia dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah tergantung di bagian kasau atap menggunakan tali nilon berwarna biru.

“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memanggil dua rekan kerja lainnya dan melaporkan kepada pemilik usaha pencucian mobil,” ujar Iptu Edy.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Sebulu bersama tenaga medis dari Puskesmas Sebulu II serta warga sekitar langsung mendatangi lokasi dan menurunkan jenazah korban untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah tanda yang mengarah pada kasus gantung diri. Polisi juga menemukan percakapan di ponsel korban yang berisi pesan pamitan kepada ibu kandung dan tunangannya sebelum melakukan aksi tersebut.

“Korban sebelumnya sempat menghubungi keluarganya dan mengirim foto tali yang diduga akan digunakan untuk gantung diri,” jelas Kapolsek.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sebulu II. Pihak keluarga yang berada di Jawa telah dihubungi melalui video call dan menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi.

Polisi menduga kuat aksi bunuh diri tersebut dipicu persoalan asmara. Atas persetujuan keluarga, jenazah rencananya akan dimakamkan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam peristiwa ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel Infinix warna biru serta seutas tali nilon berwarna biru yang digunakan korban.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kodam VI/Mulawarman Gelar Bakti Kesehatan, Ratusan Warga Dapat Pemeriksaan Gratis

22 September 2026 - 16:00 WITA

k83

Bazar TNI Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat Kaltim-Kaltara

22 September 2026 - 15:30 WITA

k82

Dinkes Balikpapan Pantau ISPA di Tengah Kabut Asap, Kasus Capai 4.125

22 September 2026 - 15:00 WITA

k81

Kabut Asap Karhutla Ganggu 409 Penerbangan di 18 Bandara Kalimantan

22 September 2026 - 14:30 WITA

k80

Kejari dan PWI Kukar Sepakat Bentuk FORWAKA, Perkuat Sinergi Pers dan Kejaksaan

22 September 2026 - 14:00 WITA

k78

Andi Harun Ungkap Penataan SOTK Samarinda Sudah 80 Persen, Target Berlaku di APBD 2027

22 September 2026 - 13:30 WITA

k77
Trending di BERITA DAERAH