Menu

Mode Gelap
Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan BBM Eceran, Larang Penjualan dengan Botol Plastik PDI Perjuangan Samarinda Refleksikan 30 Tahun Kudatuli, Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Bhayangkara Run 2026, Dinilai Perkuat Kebersamaan Pegadaian Gencarkan Literasi Emas di Samarinda, Dorong Masyarakat Mulai Berinvestasi Semarak Samarinda Bhayangkara Run 2026, Peserta Harap Jadi Agenda Tahunan

BERITA DAERAH · 25 Mar 2026 19:00 WITA ·

Samri Tegaskan Pokir DPRD Hasil Aspirasi Warga, Harus Direalisasikan


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (25/3/2026), Samri menjelaskan bahwa tidak ada batasan mutlak dalam pengajuan usulan. Namun, tetap diberlakukan skala prioritas agar dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Pokir itu pada dasarnya berasal dari aspirasi masyarakat. Tidak ada batas sebenarnya, tapi ada prioritas. Minimal ada 10 usulan prioritas di setiap dapil,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut bukan untuk mengurangi aspirasi, melainkan sebagai langkah realistis dalam menyesuaikan dengan kapasitas anggaran pemerintah.

“Kalau anggaran tidak terbatas, tentu semua usulan bisa direalisasikan. Tapi karena ada keterbatasan, maka harus diprioritaskan,” jelasnya.

Samri berharap seluruh usulan yang telah dihimpun dan ditetapkan dalam Pokir DPRD dapat benar-benar diwujudkan oleh pemerintah daerah, karena berasal langsung dari kebutuhan masyarakat.

“Harapan kita, semua yang diusulkan bisa terealisasi. Itu adalah hasil reses, hasil kita turun langsung ke masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan reses tidak hanya menjadi formalitas tanpa tindak lanjut yang jelas.

“Jangan sampai reses yang menggunakan anggaran tidak sedikit hanya berakhir jadi dokumen tanpa realisasi,” tegasnya.

Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dan diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan.

“Kami turun ke lapangan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Itu yang kemudian kami bawa dan tetapkan dalam Pokir, agar bisa diwujudkan dalam pembangunan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan BBM Eceran, Larang Penjualan dengan Botol Plastik

27 Juli 2026 - 12:00 WITA

d68

PDI Perjuangan Samarinda Refleksikan 30 Tahun Kudatuli, Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi

27 Juli 2026 - 11:00 WITA

d67

Wakil Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Bhayangkara Run 2026, Dinilai Perkuat Kebersamaan

26 Juli 2026 - 18:00 WITA

d64

Pegadaian Gencarkan Literasi Emas di Samarinda, Dorong Masyarakat Mulai Berinvestasi

26 Juli 2026 - 17:00 WITA

d63

Semarak Samarinda Bhayangkara Run 2026, Peserta Harap Jadi Agenda Tahunan

26 Juli 2026 - 16:00 WITA

d62

FKUB Samarinda Dorong Regulasi RUU LGBTQ untuk Lindungi Generasi Muda

26 Juli 2026 - 15:00 WITA

d61
Trending di BERITA DAERAH