Menu

Mode Gelap
Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

BERITA DAERAH · 25 Mar 2026 19:00 WITA ·

Samri Tegaskan Pokir DPRD Hasil Aspirasi Warga, Harus Direalisasikan


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (25/3/2026), Samri menjelaskan bahwa tidak ada batasan mutlak dalam pengajuan usulan. Namun, tetap diberlakukan skala prioritas agar dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Pokir itu pada dasarnya berasal dari aspirasi masyarakat. Tidak ada batas sebenarnya, tapi ada prioritas. Minimal ada 10 usulan prioritas di setiap dapil,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut bukan untuk mengurangi aspirasi, melainkan sebagai langkah realistis dalam menyesuaikan dengan kapasitas anggaran pemerintah.

“Kalau anggaran tidak terbatas, tentu semua usulan bisa direalisasikan. Tapi karena ada keterbatasan, maka harus diprioritaskan,” jelasnya.

Samri berharap seluruh usulan yang telah dihimpun dan ditetapkan dalam Pokir DPRD dapat benar-benar diwujudkan oleh pemerintah daerah, karena berasal langsung dari kebutuhan masyarakat.

“Harapan kita, semua yang diusulkan bisa terealisasi. Itu adalah hasil reses, hasil kita turun langsung ke masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan reses tidak hanya menjadi formalitas tanpa tindak lanjut yang jelas.

“Jangan sampai reses yang menggunakan anggaran tidak sedikit hanya berakhir jadi dokumen tanpa realisasi,” tegasnya.

Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dan diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan.

“Kami turun ke lapangan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Itu yang kemudian kami bawa dan tetapkan dalam Pokir, agar bisa diwujudkan dalam pembangunan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1

DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan

18 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab46

KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

18 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab45

KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

18 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab44
Trending di BERITA DAERAH