Menu ✖

Mode Gelap
Selamat Ulang Tahun Ke-55 H. Viktor Yuan, S.H., M.H. Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

BERITA DAERAH · 10 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Sementara Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar


 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026).

Menurut Helmi, penghentian tersebut diduga karena belum terpenuhinya sejumlah standar pengelolaan, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat dari Badan Gizi Nasional.

“Kalau masalah MBG ini sudah ada standar dari pihak nasional. Yang belum memenuhi syarat tentu harus mengikuti aturan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG sebagai program nasional mengedepankan kualitas, sehingga seluruh pengelola wajib memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun, penghentian ini dinilai bukan bersifat permanen.

“Ini bukan dihentikan total, tapi diberi kesempatan untuk memperbaiki dan memenuhi standar,” jelasnya.

Helmi menilai langkah tersebut justru menjadi bentuk pembinaan agar kualitas layanan meningkat, sekaligus melindungi investasi para pelaku usaha yang telah terlibat.

“Jangan sampai dihentikan total. Kasihan juga karena mereka sudah berinvestasi, jadi lebih baik diperbaiki,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. “Persoalan IPAL ini penting, jangan sampai kegiatan yang tujuannya baik justru berdampak buruk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Helmi menyebut program MBG memiliki dampak luas, mulai dari pemenuhan gizi siswa hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kalau berjalan baik, sekolah mendapatkan makanan bergizi, sekaligus membuka lapangan kerja dan menggerakkan UMKM,” paparnya.

Ia pun berharap adanya sinergi antara pengelola dapur dan pemerintah agar program ini berjalan optimal. “Harapannya, program ini bisa menghidupkan UMKM di Samarinda dan anak-anak mendapat asupan bergizi setiap hari,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Helmi juga berharap Sekretaris Daerah yang baru mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPRD. “Kita berharap Sekda yang baru bisa menjembatani kinerja eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari.
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH