Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 10 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Sementara Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar


 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026).

Menurut Helmi, penghentian tersebut diduga karena belum terpenuhinya sejumlah standar pengelolaan, terutama terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat dari Badan Gizi Nasional.

“Kalau masalah MBG ini sudah ada standar dari pihak nasional. Yang belum memenuhi syarat tentu harus mengikuti aturan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG sebagai program nasional mengedepankan kualitas, sehingga seluruh pengelola wajib memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun, penghentian ini dinilai bukan bersifat permanen.

“Ini bukan dihentikan total, tapi diberi kesempatan untuk memperbaiki dan memenuhi standar,” jelasnya.

Helmi menilai langkah tersebut justru menjadi bentuk pembinaan agar kualitas layanan meningkat, sekaligus melindungi investasi para pelaku usaha yang telah terlibat.

“Jangan sampai dihentikan total. Kasihan juga karena mereka sudah berinvestasi, jadi lebih baik diperbaiki,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. “Persoalan IPAL ini penting, jangan sampai kegiatan yang tujuannya baik justru berdampak buruk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Helmi menyebut program MBG memiliki dampak luas, mulai dari pemenuhan gizi siswa hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kalau berjalan baik, sekolah mendapatkan makanan bergizi, sekaligus membuka lapangan kerja dan menggerakkan UMKM,” paparnya.

Ia pun berharap adanya sinergi antara pengelola dapur dan pemerintah agar program ini berjalan optimal. “Harapannya, program ini bisa menghidupkan UMKM di Samarinda dan anak-anak mendapat asupan bergizi setiap hari,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Helmi juga berharap Sekretaris Daerah yang baru mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPRD. “Kita berharap Sekda yang baru bisa menjembatani kinerja eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari.
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH