Menu

Mode Gelap
Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 16:00 WITA ·

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Soroti Proyek Pendidikan Belum Rampung, Tegaskan Tak Boleh Mangkrak


 Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, memberikan keterangan kepada awak media terkait sektor pendidikan yang menjadi perhatian utama dalam evaluasi, mengingat merupakan belanja wajib (mandatory) dalam APBD dengan alokasi minimal 20 persen. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, memberikan keterangan kepada awak media terkait sektor pendidikan yang menjadi perhatian utama dalam evaluasi, mengingat merupakan belanja wajib (mandatory) dalam APBD dengan alokasi minimal 20 persen. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Samarinda melakukan kunjungan lapangan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Kamis (23/4/2026). Kegiatan diawali dari Kantor DPRD Kota Samarinda sebelum dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah proyek pendidikan bersama Dinas Pendidikan.

Ketua Pansus LKPJ, Achmad Sukamto, menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi perhatian utama dalam evaluasi, mengingat merupakan belanja wajib (mandatory) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan alokasi minimal 20 persen.

Dari hasil peninjauan dan evaluasi pansus, masih ditemukan sejumlah proyek pembangunan pendidikan yang belum sepenuhnya rampung. Meski demikian, beberapa proyek juga telah selesai, termasuk pembangunan kembali sekolah yang sebelumnya mengalami kebakaran dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp27 miliar.

“Dari hasil kerja pansus LKPJ 2025, kita melihat memang ada beberapa pembangunan yang belum selesai dan ini harus segera dituntaskan. Tapi ada juga yang sudah selesai, seperti yang kita lihat di SMA 5 yang sebelumnya terbakar,” ujarnya.

Selain progres pembangunan, pansus juga menyoroti keberadaan sekolah terpadu dari jenjang SD hingga SMA yang dikelola dalam bentuk yayasan, terutama jika berdiri di atas lahan milik pemerintah. Menurut Achmad, hal ini perlu pendalaman lebih lanjut karena berkaitan dengan aspek legalitas dan kewenangan pengelolaan.

“Untuk SMA itu kan kewenangannya di provinsi. Tapi kalau dalam bentuk yayasan dan berdiri di atas tanah negara, ini yang akan kami dalami,” jelasnya.

Terkait proyek pembangunan SD 10 Palaran yang sempat menjadi perhatian publik, Achmad mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan, proyek tersebut mengalami kekurangan anggaran sehingga harus dilakukan addendum. Dari total kebutuhan anggaran, baru sekitar Rp10 miliar yang terealisasi, sementara sisanya direncanakan akan dianggarkan pada tahun 2026.

Ia menegaskan, tidak boleh ada proyek pembangunan sekolah yang terbengkalai. Semua proyek harus diselesaikan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Semua sekolah tidak boleh ada yang terbengkalai. Harus diselesaikan agar bisa digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan mebelair sekolah, Achmad menyebutkan belum termasuk dalam anggaran pembangunan saat ini dan akan dipertimbangkan pada tahun berikutnya.

Di akhir keterangannya, ia menekankan bahwa peran pansus adalah melakukan evaluasi terhadap realisasi program dalam LKPJ yang telah disampaikan pemerintah daerah, serta memberikan rekomendasi sebagai bahan perbaikan ke depan.

“Tugas kami hanya melihat apa yang sudah terealisasi dalam LKPJ 2025, apakah sesuai atau tidak. Selebihnya kami memberikan rekomendasi untuk perbaikan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1

DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan

18 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab46

KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

18 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab45

KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

18 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab44
Trending di BERITA DAERAH