Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 27 Apr 2026 15:00 WITA ·

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur


 Suasana kebun sayur yang dikelola petani di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, mulai tampak mengering akibat kemarau. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Suasana kebun sayur yang dikelola petani di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, mulai tampak mengering akibat kemarau. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Keluhan petani sayur di Kutai Kartanegara (Kukar) yang mulai menghadapi kekeringan akibat kemarau mendapat perhatian dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Pemerintah daerah kini tengah bergerak cepat melakukan pendataan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kukar, Muhammad Rifani, mengatakan pihaknya saat ini fokus mengidentifikasi kelompok tani yang terdampak serta kebutuhan mendesak di lapangan. “Kami melalui penyuluh sudah turun langsung untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang terdampak, termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan petani,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam pengajuan bantuan ke pemerintah pusat. Salah satu kebutuhan utama yang dipetakan adalah ketersediaan pompa air untuk mengatasi kekurangan pasokan air di lahan pertanian.

“Nanti dari data itu akan terlihat, misalnya petani tidak punya pompa, berarti dibutuhkan berapa unit. Setelah itu kami rekap dan kirimkan ke pusat, karena bantuan alat untuk kondisi seperti ini tersedia di sana,” jelasnya.

Rifani menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh usulan bantuan sudah dapat disampaikan ke pemerintah pusat pada akhir April. Untuk mempercepat proses tersebut, ia bersama tim turut turun langsung melakukan verifikasi data di lapangan.

“Kami beri batas waktu, sehingga setelah data masuk bisa langsung kami proses dan teruskan ke pusat,” tegasnya.

Terkait potensi gagal panen, Rifani mengaku belum dapat memastikan. Pasalnya, kondisi cuaca saat ini masih memungkinkan terjadinya hujan hingga Mei.

“Untuk gagal panen saya belum berani memastikan, karena di April ini masih ada kemungkinan hujan sampai Mei. Diharapkan petani bisa memanfaatkan kondisi itu,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juni hingga Agustus. Oleh karena itu, petani diimbau mulai mempersiapkan cadangan air sejak sekarang.

“Paling tidak petani bisa mengidentifikasi sumber-sumber air di sekitar lokasi. Air permukaan yang ada bisa dimanfaatkan sambil menunggu bantuan alat dari pusat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH