Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPPKB Samarinda Perkuat Kampung KB, Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas Keluarga


 Kepala DPPKB Samarinda Deasy Evriyani memberikan keterangan terkait penguatan program Kampung KB untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala DPPKB Samarinda Deasy Evriyani memberikan keterangan terkait penguatan program Kampung KB untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, Deasy Evriyani, menegaskan pentingnya penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis keluarga. Hal itu disampaikannya usai rapat hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.

Dalam rapat tersebut, DPPKB memaparkan berbagai program prioritas sekaligus tantangan pelaksanaan di lapangan. Deasy menyebut, fokus utama saat ini masih pada penanganan stunting melalui intervensi sensitif, disertai penguatan program keluarga berencana dan inovasi lainnya.

“Kami fokus pada penanganan stunting dan penguatan Kampung KB agar berdampak langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program unggulan yang dijalankan antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak, Lansia Berdaya, serta Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas keluarga.

Menurut Deasy, DPRD turut mengingatkan agar seluruh program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata. Transformasi Kampung KB sejak 2022 menjadi Kampung Keluarga Berkualitas diharapkan mampu mendorong perubahan signifikan.

“Tujuannya menciptakan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Saat ini, program Kampung KB telah tersebar di 59 kelurahan di Samarinda dan menjadi ujung tombak pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga.

Dalam waktu dekat, DPPKB juga akan menggelar intervensi serentak pencegahan stunting pada 30 April 2026 melalui 748 Posyandu di seluruh Samarinda.

“Target kunjungan bayi, balita, dan ibu hamil minimal 80 persen. Jika belum tercapai, akan dilakukan kunjungan rumah,” terangnya.

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan Posyandu penting untuk mendeteksi dini masalah gizi anak sehingga risiko stunting bisa segera ditangani.

Di akhir keterangannya, Deasy mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk turut mendukung program prioritas tersebut.

“Kami butuh dukungan semua pihak agar program ini berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16
Trending di BERITA DAERAH