Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 17:00 WITA ·

Komisi IV DPRD Samarinda Sorot Program Kampung KB, Dorong Penguatan Anggaran


 Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Deasy Evriyani berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Deasy Evriyani berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat hearing bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda untuk membahas pelaksanaan program Kampung Berkualitas (Kampung KB), Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Mohammad Novan Syahronny Pasie, didampingi anggota Riska Wahyuningsih, Anhar, Harminsyah, Ismail Latisi, Abdul Muis, serta tenaga pakar Masdar John dan Endang. Dari pihak eksekutif, hadir Kepala DPPKB Samarinda Deasy Evriyani bersama jajaran.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV menyoroti pentingnya dukungan anggaran untuk keberlangsungan program Kampung KB. Anggota Komisi IV, Anhar, menegaskan bahwa tanpa pembiayaan yang memadai, program strategis tidak akan berjalan optimal.

“Kalau tidak dikendalikan, efeknya bisa ke mana-mana, termasuk beban APBD ke depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, pelaksanaan program Kampung KB pada 2023 dinilai belum maksimal. Dari sejumlah lokasi yang dianggarkan, hanya sebagian yang berjalan substansial, sementara lainnya cenderung bersifat seremonial tanpa dampak nyata.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menjadi alasan pengetatan anggaran di tahun berikutnya. Namun, ia menilai evaluasi seharusnya dilakukan secara menyeluruh tanpa mengorbankan program yang dibutuhkan masyarakat.

“Kalau ingin hasilnya maksimal, program harus jelas dan didukung anggaran yang memadai,” tegasnya.

Saat ini, DPRD Samarinda tengah mendorong agar anggaran program keluarga berencana dapat kembali diperkuat. Selain itu, DPPKB diminta melakukan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program lebih efektif dan tepat sasaran.

Komisi IV berharap pemerintah daerah melihat program pengendalian penduduk sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Kota Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH