Menu

Mode Gelap
Otorita IKN dan PNM Jajaki Kerja Sama, Perkuat Pembiayaan UMKM Menuju Target Bebas Kemiskinan 2035 Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 4 Mei 2026 15:00 WITA ·

Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan terkait pentingnya menjaga layanan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat yang tidak boleh terganggu oleh kebijakan administratif. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan terkait pentingnya menjaga layanan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat yang tidak boleh terganggu oleh kebijakan administratif. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan pentingnya menjaga layanan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat yang tidak boleh terganggu oleh kebijakan administratif. Hal ini disampaikannya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, dengan menyoroti kebijakan penyesuaian data peserta BPJS yang dinilai berpotensi merugikan warga jika tidak dilakukan secara hati-hati.

Ia mengingatkan pemerintah provinsi agar kebijakan tersebut, yang sempat dikaitkan dengan standar ISO, dapat ditinjau ulang dan tidak diberlakukan secara mendadak. Menurutnya, langkah tergesa-gesa justru dapat berdampak pada hilangnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Jangan sampai di tengah anggaran berjalan, ada warga yang datang ke rumah sakit justru ditolak karena BPJS-nya dinonaktifkan. Ini tidak boleh terjadi, karena kesehatan adalah layanan dasar yang menjadi hak warga negara,” tegasnya.

Selain menyoroti kebijakan jaminan kesehatan, Ismail juga menekankan pentingnya menjaga kualitas kesehatan masyarakat melalui pola hidup sehat, termasuk pemenuhan gizi seimbang serta pelaksanaan imunisasi secara rutin. Ia mengingatkan kembali potensi munculnya penyakit seperti campak yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi sejak dini.

Lebih lanjut, ia menyoroti pelayanan di puskesmas yang harus terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas layanan maupun aksesibilitas bagi seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan milik pemerintah wajib melayani siapa pun tanpa diskriminasi, termasuk warga yang belum memiliki BPJS aktif.

“Bahkan yang tidak ber-KTP Samarinda pun, selama itu fasilitas kesehatan milik pemerintah, tetap harus dilayani. Karena statusnya sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mendorong peningkatan sarana dan prasarana puskesmas, mulai dari kelengkapan alat kesehatan hingga ketersediaan ambulans, guna menunjang pelayanan yang lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Ismail mengakui bahwa kondisi layanan kesehatan di Samarinda relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain. Ia mencontohkan wilayah seperti Sangatta yang masih menghadapi kendala jarak ke rumah sakit pemerintah, sehingga menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Melalui pernyataannya, ia berharap pemerintah dapat memastikan tidak ada lagi warga yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan, serta terus meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan kesehatan secara merata di seluruh wilayah.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi

3 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e51

DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e46

DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga

3 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e45

DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

3 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e44

DPRD Samarinda: Digitalisasi Pelayanan Publik Harus Tetap Ramah bagi Masyarakat yang Belum Melek Teknologi

3 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e43

Bupati Aulia Ajak Warga Kukar Kibarkan Merah Putih Serentak, Target Seluruh Wilayah Terpasang Sebelum 7 Agustus

3 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e41
Trending di BERITA DAERAH