Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

BERITA DAERAH · 5 Mei 2026 17:00 WITA ·

Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan kepada awak media terkait pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan kepada awak media terkait pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda. Rapat yang digelar di Ruang Paripurna Lantai 2 DPRD Samarinda, Selasa (5/5/2026), membahas sistem pembelajaran kurikulum terbaru serta kondisi fisik pendidikan di jenjang SD, SMP, TK hingga PAUD.

Menurut Ismail, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan pendidikan merupakan hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah komitmen semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi.

“Dalam setiap proses pasti ada satu dua persoalan, itu hal biasa. Yang paling penting adalah bagaimana kita duduk bersama untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, tantangan dunia pendidikan ke depan akan semakin berat, terutama dengan berkembangnya era digital yang membuka persaingan tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga global.

“Sekarang kita tidak hanya bersaing dengan pelajar di Samarinda, tetapi sudah meluas ke tingkat Kalimantan Timur, nasional, bahkan global. Tantangan 10 hingga 30 tahun ke depan akan jauh lebih kompleks,” jelasnya.

Untuk itu, Ismail menekankan pentingnya pengembangan konsep multiple intelligence atau kecerdasan majemuk pada peserta didik, agar mampu menguasai berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Ia juga menyoroti bahwa proses pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas. Aktivitas di luar sekolah, seperti ekstrakurikuler dan organisasi, dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan keterampilan tambahan siswa.

“Sekolah memang penting, tetapi bukan satu-satunya tempat belajar. Siswa juga perlu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi agar memiliki keterampilan yang lebih beragam dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Selain itu, Ismail mengingatkan pentingnya menyelesaikan pendidikan formal dengan baik sebagai fondasi dasar, termasuk kepemilikan ijazah sebagai syarat administratif, tanpa mengabaikan pengembangan kemampuan diri secara menyeluruh.

Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa di balik tantangan besar, terdapat peluang yang sama besarnya, terutama dengan terbukanya akses persaingan di tingkat global.

“Tantangan memang besar, tetapi peluang juga terbuka luas. Kuncinya adalah bagaimana kita terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing,” pungkasnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman

5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

m6

Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional

5 Oktober 2026 - 21:02 WITA

m5

Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m4

KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m1

Viktor Soroti Keterbatasan Fiskal Samarinda, Dorong Pemuda Manfaatkan Potensi Ekonomi

5 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l99

HUT Ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Daerah

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l98
Trending di BERITA DAERAH