KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara dipenuhi ribuan pelari dalam ajang Half Marathon Run perdana yang diselenggarakan oleh Swissôtel Nusantara bersama Otorita Ibu Kota Nusantara, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperlihatkan semakin hidupnya ruang publik di IKN sekaligus menunjukkan kesiapan infrastruktur kota baru Indonesia tersebut.
Ajang lari yang menghadirkan kategori 5K, 10K, dan 21K atau half marathon itu diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Para peserta tampak antusias menikmati pengalaman berlari di tengah kawasan pemerintahan baru yang terus berkembang.
Rute lari membawa peserta melintasi sejumlah titik strategis di kawasan KIPP IKN, mulai dari Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, Rumah Sakit Kemenkes, Hunian ASN 1, RS Abdi Waluyo, RS Mayapada, Training Center PSSI, Istana Negara, hingga kawasan Kementerian Sekretariat Negara sebelum kembali finis di Plaza Bhinneka Tunggal Ika.
Selain menghadirkan pengalaman berlari dengan latar pembangunan Nusantara, acara tersebut juga dimeriahkan penampilan grup musik The Soulful dan dipandu oleh Melanie Putria. Peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah seperti Kalimantan, Jawa, hingga pelari internasional dari Jepang dan Malaysia.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, memberikan semangat kepada seluruh peserta sebelum perlombaan dimulai. Ia mengajak para pelari menikmati suasana Nusantara dengan tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti lomba.
“Semoga Bapak, Ibu semua dapat menikmati Ibu Kota Nusantara dan juga kita berlari dengan aman, kita utamakan keselamatan. Ayo kita lari!” ujar Agung saat membuka kegiatan.
Sementara itu, General Manager Swissôtel Nusantara, Chrestian Pesik, menilai IKN memiliki potensi besar menjadi destinasi sport tourism atau wisata olahraga di masa mendatang. Menurutnya, kualitas lintasan dan dukungan pemerintah menjadi faktor penting suksesnya penyelenggaraan half marathon perdana tersebut.
“Kami ingin Ibu Kota Nusantara ini lebih banyak dikenal orang. Jalur pelari steril dan sangat bersih. Pemerintah sangat support acara ini. Kami sangat terkesan dengan ini,” ungkap Pesik.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dengan skala yang lebih besar di masa depan.
“Ke depan harapannya nomor lari yang kita lakukan lebih jauh lagi. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mengadakan full marathon pertama di Ibu Kota Nusantara,” tambahnya.
Kekaguman terhadap perkembangan IKN juga disampaikan Melanie Putria yang untuk pertama kalinya mengunjungi Nusantara secara langsung. Ia mengaku terkesan melihat kemajuan pembangunan kawasan tersebut.
“Ini kali pertama aku hadir di IKN dan menyaksikan langsung betapa indahnya dan betapa majunya perkembangan IKN. Rasanya bangga banget dan beyond happy. Bisa melihat langsung ke sini itu next level yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari pengalaman para pelari yang menikmati lintasan di kawasan IKN. Salah satu peserta half marathon asal Balikpapan, Aulia Muhammad, mengaku puas dengan kondisi trek dan penyelenggaraan acara.
“Alhamdulillah cuacanya mendukung. Treknya enak dan bagus. Antusiasme pelari juga bagus, ketika start juga on-time. Tidak terasa lari di sini tiba-tiba sudah 20 kilo,” katanya.
Penyelenggaraan Half Marathon Run perdana ini sekaligus menandai semakin terbukanya akses jalan baru di kawasan KIPP 1B dan 1C yang mendukung konektivitas kawasan inti pemerintahan. Infrastruktur yang terus berkembang di IKN diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang aktif, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat citra Nusantara sebagai kota masa depan yang sehat, modern, dan layak huni.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara @2026













