KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN, Rabu (27/5/2026). Momen bersejarah tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol dimulainya aktivitas keagamaan besar di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Ribuan jamaah dari berbagai unsur masyarakat, pegawai, hingga pekerja proyek pembangunan IKN memadati area Masjid Negara IKN sejak pagi hari. Selain menjadi momentum ibadah bersama, pelaksanaan Iduladha tahun ini juga dirangkaikan dengan penyembelihan hewan kurban dan penyaluran ribuan paket daging kepada masyarakat sekitar kawasan IKN.
Salat Iduladha dipimpin dengan khotbah oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya ketulusan dan pengorbanan dalam kehidupan seorang muslim.
“Setiap orang beriman pasti akan diuji oleh Allah SWT. Ukuran keimanan seseorang terlihat dari seberapa besar kecintaannya kepada Allah dibandingkan kecintaannya kepada dunia,” ujarnya di hadapan jamaah.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini terkumpul sebanyak 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dua ekor sapi di antaranya merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, sementara satu ekor sapi berasal dari bantuan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Sebanyak 13 ekor sapi kemudian didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, juga turut menjadi shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. Ia mengatakan pelaksanaan Iduladha di Masjid Negara IKN menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan para pekerja di kawasan Nusantara.
“Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” kata Basuki.
Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, Otorita IKN menyalurkan sekitar 4.895 paket daging kurban kepada masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Selain itu, sebanyak 1.090 paket juga diberikan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, hingga pekerja non-konstruksi.
Sementara itu, sebagian paket lainnya dibagikan kepada panitia kurban, para shohibul kurban, serta pekerja pendukung di sejumlah fasilitas kawasan IKN seperti Masjid Negara IKN, Basilika Nusantara, Balai Kota Nusantara, RSUP Nusantara, hingga kompleks perkantoran Bank Indonesia.
Pelaksanaan kurban di IKN tahun ini juga membawa dampak positif bagi peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengaku bersyukur ternaknya dibeli untuk kebutuhan kurban di IKN.
“Alhamdulillah ternak kami dibeli oleh Otorita IKN sekitar tiga sampai empat ekor. Ini sangat membantu kami. Terima kasih karena telah memfasilitasi penggemukan ternak kami di Samboja,” ungkapnya.
Penyelenggaraan Iduladha perdana di Masjid Negara IKN tidak hanya menjadi tonggak aktivitas keagamaan di Nusantara, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar serta para pekerja yang terlibat dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara @2026













