Menu

Mode Gelap
Disnaker Balikpapan Evaluasi Rekrutmen Disabilitas Pasca Job Market Fair 2026 Bapemperda DPRD Samarinda Kaji Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Samarinda Bekali Calon Paskibraka, Tanamkan Jiwa Pancasila Menuju Indonesia Emas Pemkot Balikpapan Bidik Lima Stel Seragam Gratis untuk Setiap Siswa Baru DLH Pastikan TPA Manggar Aman, Mitigasi Kebakaran Diperketat Hadapi Musim Kemarau

BERITA DAERAH · 16 Jul 2026 18:00 WITA ·

Disnaker Balikpapan Evaluasi Rekrutmen Disabilitas Pasca Job Market Fair 2026


 Para pencari kerja mengunjungi salah satu stan perusahaan yang membuka lowongan pada Job Market Fair 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan, 14–15 Juli 2026. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Para pencari kerja mengunjungi salah satu stan perusahaan yang membuka lowongan pada Job Market Fair 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan, 14–15 Juli 2026. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) akan mengevaluasi penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas oleh perusahaan peserta Job Market Fair 2026. Evaluasi dilakukan sekitar dua bulan setelah bursa kerja berakhir sebagai upaya memastikan perusahaan memenuhi kewajiban memberikan kesempatan kerja yang setara.

Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan evaluasi akan mengukur jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut, termasuk penyandang disabilitas.

“Nanti kami lihat laporannya, termasuk berapa tenaga kerja disabilitas yang diterima,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut Adamin, setiap perusahaan memiliki kewajiban membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil evaluasi nantinya menjadi tolok ukur efektivitas Job Market Fair sekaligus tingkat kepatuhan perusahaan terhadap aturan tersebut.

Disnaker juga terus mendorong program pelatihan dan magang sebagai bekal bagi penyandang disabilitas sebelum memasuki dunia kerja.

“Magang menjadi bekal agar mereka mengenal dunia kerja,” katanya.

Namun, ia mengakui program magang masih menghadapi tantangan karena sebagian peserta belum mampu bertahan hingga diangkat sebagai karyawan tetap. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuan penyandang disabilitas.

Ke depan, Disnaker berharap semakin banyak perusahaan tidak hanya membuka program magang, tetapi juga menyediakan kesempatan kerja yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas sesuai kompetensi mereka.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bapemperda DPRD Samarinda Kaji Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

16 Juli 2026 - 17:00 WITA

ab38

DPRD Samarinda Bekali Calon Paskibraka, Tanamkan Jiwa Pancasila Menuju Indonesia Emas

16 Juli 2026 - 16:00 WITA

ab37

Pemkot Balikpapan Bidik Lima Stel Seragam Gratis untuk Setiap Siswa Baru

16 Juli 2026 - 15:00 WITA

ab35

DLH Pastikan TPA Manggar Aman, Mitigasi Kebakaran Diperketat Hadapi Musim Kemarau

16 Juli 2026 - 14:00 WITA

ab34

150 Ribu Seragam Gratis Dibagikan, Pemkot Balikpapan Ringankan Beban Orang Tua

16 Juli 2026 - 13:00 WITA

ab36

Dispar Kukar Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Naik Kelas Lewat Platform Digital KukarGo

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

ab32
Trending di BERITA DAERAH