Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 16 Jul 2026 14:00 WITA ·

DLH Pastikan TPA Manggar Aman, Mitigasi Kebakaran Diperketat Hadapi Musim Kemarau


 Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan memastikan TPA Manggar tetap aman dari potensi kebakaran selama musim kemarau. Berbagai langkah mitigasi, termasuk pengendalian gas metana dan peningkatan kesiapsiagaan petugas, terus diperkuat untuk mencegah terjadinya kebakaran. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan memastikan TPA Manggar tetap aman dari potensi kebakaran selama musim kemarau. Berbagai langkah mitigasi, termasuk pengendalian gas metana dan peningkatan kesiapsiagaan petugas, terus diperkuat untuk mencegah terjadinya kebakaran. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar dalam kondisi aman dari potensi kebakaran meski cuaca panas mulai melanda dan musim kemarau diperkirakan semakin menguat. Langkah mitigasi diperketat menyusul arahan pemerintah pusat agar seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran di TPA.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk mengoptimalkan pengelolaan gas metana yang menjadi salah satu pemicu utama kebakaran di tempat pembuangan akhir.

“Kami terus melakukan mitigasi agar kebakaran di TPA tidak terjadi,” ujar Sudirman, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, TPA Manggar menggunakan sistem sanitary landfill, sehingga timbunan sampah ditutup dengan tanah dan risiko akumulasi gas metana dapat ditekan. Berbeda dengan sistem open dumping, metode ini dinilai lebih aman dalam mencegah munculnya titik api saat suhu udara meningkat.

Selain itu, gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah dimanfaatkan sebagai sumber energi bagi sekitar 380 rumah tangga di sekitar TPA. Sementara kelebihan gas dibakar menggunakan flare agar tidak menumpuk dan memicu kebakaran.

“Gas metana kami manfaatkan sebagai energi, sisanya dibakar melalui flare sehingga tetap terkendali,” katanya.

DLH juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat. Sekitar 40 petugas TPA Manggar telah dibekali pelatihan penanganan awal kebakaran, didukung ketersediaan sumber air dan peralatan pemadam. Apabila diperlukan, penanganan akan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Meski Balikpapan hampir dua pekan tidak diguyur hujan, Sudirman menegaskan kondisi TPA Manggar masih aman. Ia mengimbau petugas maupun masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di sekitar kawasan TPA guna mencegah risiko kebakaran selama musim kemarau.

“Selama pengelolaan gas metana berjalan baik dan kewaspadaan tetap dijaga, kami optimistis TPA Manggar tetap aman,” pungkasnya.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH