KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., meninjau langsung proyek revitalisasi pipa induk milik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) di kawasan Kilometer 8, Balikpapan Utara, Kamis (18/6/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembaruan infrastruktur air bersih berjalan sesuai rencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Rahmad didampingi Direktur Utama PTMB Dr. Yudhi Saharuddin, M.M., Direktur Teknik M. Kohiruddin, S.T., serta Direktur Operasional Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T. Jajaran manajemen PTMB memaparkan kondisi jaringan pipa eksisting sekaligus rencana pengembangan sistem distribusi air bersih di Kota Balikpapan.
Rahmad mengatakan, revitalisasi pipa induk menjadi kebutuhan mendesak mengingat usia jaringan yang saat ini digunakan telah mencapai hampir lima dekade. Pipa tersebut mulai beroperasi sejak 1978 dan selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung distribusi air bersih di Balikpapan.
“Sudah saatnya jaringan ini direvitalisasi,” ujar Rahmad.
Menurutnya, usia pipa yang sudah tua berpotensi meningkatkan risiko kebocoran serta mengganggu kontinuitas distribusi air kepada pelanggan. Karena itu, penggantian jaringan menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih optimal.
Rahmad menjelaskan, revitalisasi tidak hanya dilakukan di kawasan Kilometer 8, tetapi akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah titik lain yang memiliki kondisi serupa. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan bersama PTMB dalam memperbarui infrastruktur dasar yang telah berusia puluhan tahun.
Ia mengungkapkan, salah satu tantangan yang masih dihadapi PTMB adalah tingginya tingkat kehilangan air atau non-revenue water akibat kebocoran jaringan. Pembaruan pipa diharapkan mampu menekan angka kehilangan air sehingga pasokan kepada pelanggan menjadi lebih maksimal.
“Kami terus berupaya menurunkan tingkat kebocoran,” katanya.
Selain mengurangi kebocoran, revitalisasi pipa induk juga dipersiapkan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan tekanan distribusi air di masa mendatang. Dengan menggunakan jaringan baru yang lebih kuat dan modern, PTMB diyakini mampu melayani kebutuhan masyarakat yang terus meningkat seiring pertumbuhan Kota Balikpapan.
Rahmad menuturkan, pembangunan infrastruktur air bersih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung penguatan sistem penyediaan air minum melalui pembaruan jaringan maupun pembangunan fasilitas pendukung lainnya.
Ia menilai keandalan distribusi air bersih menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan jaringan yang lebih baik, potensi gangguan akibat pipa bocor maupun kerusakan dapat diminimalkan sehingga masyarakat memperoleh pasokan air yang lebih stabil.
“Pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, jajaran PTMB memastikan proses revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek teknis agar dampaknya terhadap pelayanan pelanggan dapat diminimalkan. Pekerjaan juga diselaraskan dengan rencana pengembangan jaringan distribusi di berbagai wilayah Balikpapan.
Melalui revitalisasi pipa induk tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap sistem distribusi air bersih semakin andal, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Pembaruan infrastruktur ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan air minum yang berkualitas, berkelanjutan, serta mampu mendukung pertumbuhan kota di masa depan.
ADV Diskominfo Kota Balikpapan Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















