KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kepala Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 24 Samarinda, Dr. H. Hasyim, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat dalam kegiatan Open House SRT 24 Samarinda yang digelar di lingkungan BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo KM 2, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (20/6/2026).
Dalam sambutannya, Hasyim menegaskan bahwa keberadaan SRT 24 Samarinda tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak sejak awal pendiriannya. Ia memperkenalkan dirinya sebagai kepala sekolah yang selama hampir satu tahun terakhir mendampingi proses belajar para siswa, termasuk membantu mereka menemukan motivasi dan potensi diri.
“Selama setahun ini kami mendampingi anak-anak untuk belajar, memotivasi diri, dan menemukan dirinya. Ini perjalanan yang luar biasa,” ujarnya.
Hasyim menilai perjalanan Sekolah Rakyat bukan hal yang mudah, terutama pada tahap awal pendirian. Saat itu, SRT 24 Samarinda belum memiliki fasilitas yang memadai dan masih membutuhkan banyak dukungan sarana pendidikan. Namun berkat kolaborasi berbagai pihak, sekolah tersebut akhirnya dapat berjalan hingga sekarang.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada BPMP Provinsi Kalimantan Timur yang disebut sejak awal telah memberikan dukungan penuh, baik dalam penyediaan fasilitas maupun kebutuhan operasional lainnya.
“Di awal berdiri, Sekolah Rakyat belum memiliki gedung sendiri. BPMP banyak membantu sehingga sekolah ini bisa berjalan seperti sekarang,” katanya.
Selain itu, Hasyim juga mengapresiasi peran Dinas Sosial Kota Samarinda beserta tim pendamping dan PIC Sekolah Rakyat yang telah mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, keterlibatan mereka sangat penting dalam memastikan anak-anak yang membutuhkan dapat terjaring dan memperoleh akses pendidikan.
Ia menambahkan, keberadaan SRT 24 Samarinda sebagai Sekolah Rakyat pertama di Kalimantan Timur merupakan hasil kerja kolektif berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, instansi pendidikan, hingga para pendamping sosial yang turun langsung ke masyarakat.
“Ini kerja bersama, bukan kerja satu pihak saja,” tegasnya.
Hasyim juga memberikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, atas gagasan dan perhatian terhadap pengembangan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Meski tidak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, menurutnya, kontribusi pemikiran dan dukungan kepala daerah sangat berarti bagi keberlangsungan program.
“Ide-ide besar beliau sangat membantu perkembangan Sekolah Rakyat ini,” ujarnya singkat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SRT 24 Samarinda tidak mungkin berjalan tanpa sinergi lintas sektor. Program ini, kata dia, dibangun melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, BPMP, serta berbagai pihak lainnya yang memiliki komitmen terhadap peningkatan akses pendidikan.
Hasyim juga memberikan penghargaan kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta petugas lapangan yang bekerja menjangkau anak-anak hingga ke wilayah permukiman padat dan daerah pinggiran kota.
“Mereka turun langsung ke lapangan, masuk kampung dan keluar kampung untuk memastikan anak-anak yang membutuhkan bisa bersekolah di SRT 24,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasyim juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada Sekolah Rakyat dalam mendidik anak-anak mereka. Ia turut mengapresiasi para guru, wali asuh, wali asrama, serta seluruh tenaga pendidik yang selama ini berperan dalam pembinaan karakter dan pembelajaran siswa.
Menutup sambutannya, Hasyim berharap kegiatan Open House dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat langsung perkembangan SRT 24 Samarinda yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, dan motivasi belajar siswa.
“Semoga Sekolah Rakyat ini terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















