Menu ✖

Mode Gelap
Erau Jadi Stimulus Ekonomi Kreatif, DPRD Kukar Dorong UMKM Terus Bergeliat Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

BERITA DAERAH · 24 Jun 2026 20:00 WITA ·

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Semarakkan Pampang, Angkat Warisan Leluhur ke Panggung Pariwisata


 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Semarakkan Pampang, Angkat Warisan Leluhur ke Panggung Pariwisata Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kekayaan budaya masyarakat Dayak Kenyah kembali akan ditampilkan melalui Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang digelar pada 25 hingga 28 Juni 2026 di Lamin Adat, Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda. Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus upaya memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Kalimantan Timur.

Festival yang mendapat dukungan Pemerintah Kota Samarinda, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, serta berbagai elemen masyarakat adat tersebut akan menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Dayak Kenyah yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ketua Umum DAD Kalimantan Timur, Viktor Yuan, S.H., M.H., mengatakan festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki makna penting sebagai sarana menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

“Budaya harus terus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.

Menurut Viktor, keberlangsungan budaya daerah sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda. Karena itu, Festival Budaya Dayak Kenyah diharapkan menjadi ruang edukasi yang mampu memperkenalkan nilai-nilai adat, sejarah, serta filosofi kehidupan masyarakat Dayak kepada masyarakat luas, khususnya kalangan muda.

Ia menilai budaya bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan bagian dari identitas dan karakter masyarakat yang harus tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Melalui festival tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga warisan leluhur sebagai aset berharga bagi daerah.

Sementara itu, Sekretaris Umum DAD Kalimantan Timur, Hendrik Tandoh, S.H., M.H., menyebut festival budaya ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga serta memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Timur kepada wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

“Ini momentum untuk memperkenalkan budaya kita kepada dunia,” katanya.

Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan berbagai kegiatan budaya, mulai dari pertunjukan tari tradisional Dayak Kenyah, pameran budaya, atraksi seni tradisional, permainan rakyat, hingga festival kuliner khas Dayak yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Timur.

Selain itu, akan digelar pula fashion show busana adat yang menampilkan keindahan ragam motif dan ornamen khas Dayak Kenyah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk-produk lokal.

Penyelenggaraan festival di Desa Budaya Pampang dinilai memiliki nilai strategis karena kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kota Samarinda. Setiap pekan, desa budaya tersebut menjadi tujuan wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung kehidupan, seni, dan tradisi masyarakat Dayak.

Melalui Festival Budaya Dayak Kenyah 2026, penyelenggara berharap kesenian dan tradisi yang diwariskan para leluhur dapat terus lestari serta dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia maupun dunia internasional.

Tidak hanya menjadi perayaan budaya, festival ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisatawan, promosi produk lokal, dan tumbuhnya sektor usaha kreatif berbasis budaya.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga warisan adat sekaligus memperkuat posisi Samarinda sebagai kota yang kaya akan keberagaman budaya dan tradisi.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Erau Jadi Stimulus Ekonomi Kreatif, DPRD Kukar Dorong UMKM Terus Bergeliat

1 Oktober 2026 - 20:00 WITA

l73

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI

1 Oktober 2026 - 19:30 WITA

l73

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI

1 Oktober 2026 - 19:00 WITA

l72

LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN

1 Oktober 2026 - 18:00 WITA

l68

DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l67

Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

1 Oktober 2026 - 16:00 WITA

l71
Trending di BERITA DAERAH