Menu

Mode Gelap
KONI Samarinda Minta Kepastian Dukungan Porprov 2026, DPRD Siap Bahas Lanjutan KONI Samarinda Siapkan Hingga 1.700 Atlet Untuk Porprov Kaltim 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov, Anggaran Kontingen Belum Tersedia Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Literasi dan Kearsipan

BERITA DAERAH · 9 Jul 2026 18:00 WITA ·

HANI 2026, Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi bangsa. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menegaskan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi bangsa. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya mendukung pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Momentum Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) 2026 dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

“Hari Anti-Narkoba Internasional harus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Rahmad, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, keluarga, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha harus bersinergi membangun lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

Ia menilai langkah pencegahan melalui edukasi dan penguatan ketahanan keluarga harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.

Rahmad juga mengapresiasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh instansi terkait atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan sekitar 3,37 ton narkotika. Menurutnya, pengungkapan tersebut menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antarinstansi dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba.

“Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi mampu memberikan hasil nyata dalam melindungi masyarakat,” katanya.

Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan memiliki mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi. Kondisi itu, menurut Rahmad, harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap potensi masuknya jaringan peredaran narkoba.

Karena itu, Pemkot Balikpapan akan terus memperkuat kerja sama dengan BNN, kepolisian, instansi vertikal, serta berbagai organisasi masyarakat untuk meningkatkan edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Saya mengajak seluruh warga Balikpapan untuk tidak memberi ruang bagi narkoba. Lindungi keluarga, awasi lingkungan, dan segera laporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” pungkasnya.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KONI Samarinda Minta Kepastian Dukungan Porprov 2026, DPRD Siap Bahas Lanjutan

20 Juli 2026 - 21:00 WITA

C15

KONI Samarinda Siapkan Hingga 1.700 Atlet Untuk Porprov Kaltim 2026

20 Juli 2026 - 20:00 WITA

C14

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov, Anggaran Kontingen Belum Tersedia

20 Juli 2026 - 19:00 WITA

C13

Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi

20 Juli 2026 - 18:00 WITA

C12

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Literasi dan Kearsipan

20 Juli 2026 - 17:00 WITA

C11

Disdikbud Balikpapan Ajukan Dana BTT Untuk Perbaiki Jalan Menuju SDN 022

20 Juli 2026 - 16:00 WITA

C10
Trending di BERITA DAERAH