Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 11 Jul 2026 20:00 WITA ·

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu


 Pemandu Wisata Samarinda Seberang sekaligus Ketua LPM Kecamatan Samarinda Seberang, Rusdiansyah Rais, menjelaskan konsep pengembangan Wisata Gunung Lonceng yang telah dirancang sejak 2015 saat ditemui di kawasan Tebing Lonceng, Sabtu (11/7/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Pemandu Wisata Samarinda Seberang sekaligus Ketua LPM Kecamatan Samarinda Seberang, Rusdiansyah Rais, menjelaskan konsep pengembangan Wisata Gunung Lonceng yang telah dirancang sejak 2015 saat ditemui di kawasan Tebing Lonceng, Sabtu (11/7/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pemandu Wisata Samarinda Seberang sekaligus Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Samarinda Seberang, Rusdiansyah Rais, mengungkapkan bahwa konsep pengembangan Wisata Gunung Lonceng sebagai kawasan wisata terpadu telah dirancang sejak 2015. Hal itu disampaikannya kepada awak media di kawasan Tebing Lonceng, Sabtu (11/7/2026) malam.

Rusdiansyah menjelaskan, gagasan tersebut berawal dari kegiatan jelajah alam bersama mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Samarinda. Pada 2017, konsep itu kemudian dikembangkan menjadi program unggulan Karang Taruna Semangat Pelopor Mangkupalas dengan nama Wisata Edukasi Gunung Lonceng Mangkupalas.

“Sejak awal kami ingin Gunung Lonceng menjadi wisata edukasi, bukan sekadar tempat menikmati pemandangan,” ujarnya.

Menurutnya, konsep yang disusun mencakup berbagai fasilitas, seperti jogging track, jalur sepeda, menara pandang, bumi perkemahan, taman baca, area outbound, pasar tradisional, hingga titik pandang 360 derajat yang menampilkan panorama Samarinda Seberang.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihaknya mengaku telah menjalin komunikasi dengan Dinas Pariwisata Kota Samarinda, komunitas outbound, pengelola stasiun televisi, masyarakat, serta pemilik lahan. Bahkan, konsep wisata edukasi juga dirancang agar pengunjung dapat mengenal proses penyiaran televisi melalui keberadaan menara pemancar di kawasan tersebut.

Namun, saat proses komunikasi masih berlangsung, kawasan yang selama ini menjadi lokasi kegiatan mereka lebih dulu dikembangkan oleh pihak lain.

“Kami memang tidak terlibat dalam pengelolaannya, tetapi yang terpenting Gunung Lonceng kini sudah menjadi destinasi wisata yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Rusdiansyah menegaskan tidak mempermasalahkan siapa yang mengelola kawasan tersebut. Ia justru berharap pemerintah dan pengelola dapat berkolaborasi mengembangkan Gunung Lonceng sesuai konsep awal yang pernah dirancang, sehingga menjadi kawasan wisata terpadu yang memadukan rekreasi, olahraga, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, Gunung Lonceng terus berkembang sehingga pengunjung tidak hanya menikmati panorama, tetapi juga bisa berolahraga, belajar, berkemah, dan menikmati berbagai aktivitas dalam satu kawasan,” tutupnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH