Menu ✖

Mode Gelap
Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

BERITA DAERAH · 28 Agu 2026 13:00 WITA ·

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen


 Tingkat keterisian penumpang Balikpapan City Trans (Bacitra) mencapai 93 hingga 140 persen sepanjang Agustus 2026, menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi publik dengan skema Buy The Service (BTS). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Tingkat keterisian penumpang Balikpapan City Trans (Bacitra) mencapai 93 hingga 140 persen sepanjang Agustus 2026, menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi publik dengan skema Buy The Service (BTS). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Minat masyarakat Kota Balikpapan menggunakan transportasi publik menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari tingkat keterisian penumpang Balikpapan City Trans (Bacitra) yang mencapai 93 persen hingga 140 persen sepanjang Agustus 2026.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa layanan transportasi publik dengan skema Buy The Service (BTS) semakin mendapat respons positif dari masyarakat. Kondisi ini sekaligus menunjukkan mulai tumbuhnya kebiasaan warga untuk menggunakan angkutan umum dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan saat ini terdapat 21 unit armada Bacitra yang beroperasi melayani tiga koridor. Pemerintah juga menyiapkan tiga unit bus tambahan sebagai armada cadangan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan.

“Per hari ini ada 21 armada yang melayani tiga koridor, dengan tiga bus sebagai cadangan. Keterisian Agustus mencapai 93 hingga 140 persen,” kata Agus, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, tingginya tingkat keterisian tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan transportasi publik di Balikpapan. Masyarakat dinilai mulai melihat angkutan umum massal sebagai alternatif untuk menunjang mobilitas, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Pemkot Balikpapan pun memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong perubahan budaya bertransportasi. Peralihan secara bertahap dari kendaraan pribadi ke angkutan umum dinilai penting untuk menciptakan sistem transportasi perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi semakin penting karena Balikpapan memiliki posisi strategis sebagai salah satu kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertumbuhan aktivitas pembangunan dan perekonomian di kawasan IKN diperkirakan turut meningkatkan mobilitas orang maupun distribusi barang dan logistik melalui Balikpapan.

“Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN memiliki peran vital dalam pembangunan nasional. Mobilitas orang dan logistik juga terus meningkat,” ujar Agus.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Pemkot Balikpapan memprioritaskan penguatan konektivitas, aksesibilitas, serta integrasi transportasi umum massal. Pengembangan sistem transportasi dinilai perlu dilakukan sejak dini untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan potensi kemacetan di masa mendatang.

Agus menegaskan, pengelolaan transportasi publik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat seiring pertumbuhan kota.

“Balikpapan Nyaman untuk Semua sangat bergantung pada pengelolaan transportasi publik hari ini,” katanya.

Selain meningkatkan layanan armada, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung Bacitra. Salah satunya melalui pembangunan halte baru di sejumlah koridor utama yang akan ditempatkan pada titik-titik strategis dengan tingkat mobilitas masyarakat tinggi.

Halte tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Halte baru akan dibuat ramah disabilitas, nyaman, dan terintegrasi dengan pusat mobilitas warga,” tutur Agus.

Pemerintah juga memperkuat fasilitas pada sejumlah titik yang menjadi simpul pergerakan masyarakat. Zona khusus pick-up dan drop-off disiapkan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Plaza Balikpapan dan Pelabuhan Semayang.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan Bacitra, terutama bagi warga yang sebelumnya masih mengandalkan kendaraan pribadi. Integrasi antarmoda dan kemudahan akses dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

“Zona pick-up dan drop-off di simpul penting akan memudahkan warga beralih ke transportasi massal,” pungkasnya.

Pemkot Balikpapan berharap tren positif penggunaan Bacitra dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui pembenahan armada, pembangunan infrastruktur pendukung, serta integrasi jaringan transportasi.

Penguatan transportasi publik tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Balikpapan dalam membangun sistem mobilitas perkotaan yang lebih terkoneksi, nyaman, inklusif, dan mampu mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat seiring berkembangnya Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Seberang Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda

29 Oktober 2026 - 09:00 WITA

p42 1

DPRD Samarinda Gelar Rapat Paripurna, Lima Raperda Disetujui Bersama

29 Oktober 2026 - 08:00 WITA

p44

Andi Harun Apresiasi DPRD Samarinda, Lima Raperda Disepakati untuk Perkuat Pembangunan Daerah

29 Oktober 2026 - 07:00 WITA

p43

Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas

28 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p41

Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

28 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p40

Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

28 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p39
Trending di BERITA DAERAH