Menu ✖

Mode Gelap
Satpol PP Balikpapan Tertibkan Penjualan BBM Subsidi Eceran, 298,5 Liter Diamankan Efisiensi Anggaran, Pemkot Balikpapan Tekan Perjalanan Dinas dan Optimalkan Rapat Daring Disdukcapil Balikpapan Libatkan RT Perbarui Data Perkawinan Warga Kemiskinan Pedesaan NTT Masih Tinggi, Forum Pemuda Dorong Kebijakan Berbasis Potensi Lokal Kesbangpol Kukar Pastikan Bantuan Parpol 2027 Tetap Mengacu Nominal Sebelumnya

BERITA DAERAH · 7 Okt 2026 14:00 WITA ·

Dispar Kukar Kejar Program Tertunda, Perawatan Fasilitas Wisata Tetap Berjalan


 Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan perubahan APBD 2026 hanya berupa pergeseran anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan program yang telah direncanakan, tanpa penambahan kegiatan maupun anggaran baru. Foto: Indirwan. Perbesar

Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan perubahan APBD 2026 hanya berupa pergeseran anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan program yang telah direncanakan, tanpa penambahan kegiatan maupun anggaran baru. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan sejumlah program yang belum terlaksana hingga memasuki akhir tahun anggaran 2026 akan terus dikejar penyelesaiannya. Langkah tersebut dilakukan agar program yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara optimal sesuai waktu dan kemampuan pelaksanaan.

Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan penyesuaian anggaran pada perubahan APBD 2026 tidak disertai dengan penambahan program baru. Perubahan yang dilakukan hanya berupa pergeseran anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan pelaksanaan kegiatan yang sudah direncanakan.

“Perubahan anggaran hanya berupa pergeseran, tidak ada kegiatan atau anggaran baru,” ujar Awang Agus Dharmawan, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, pergeseran tersebut dilakukan agar alokasi anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, Dispar Kukar akan memprioritaskan sejumlah pekerjaan yang masih memungkinkan untuk diselesaikan hingga akhir 2026.

Awang menegaskan, program yang sebelumnya belum berjalan tetap menjadi perhatian perangkat daerah. Pihaknya akan mengevaluasi kesiapan masing-masing kegiatan, termasuk dari sisi waktu dan teknis pelaksanaan, sebelum menentukan langkah percepatan.

“Program yang belum berjalan akan kita upayakan untuk dilaksanakan,” tegasnya.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah item pekerjaan yang harus diselesaikan. Apabila secara teknis dan waktu masih memungkinkan, Dispar Kukar akan mendorong agar pekerjaan tersebut dapat direalisasikan sebelum tahun anggaran 2026 berakhir.

“Kalau masih memungkinkan diselesaikan tahun ini, akan kita kejar,” jelas Awang.

Perawatan Fasilitas Wisata Tetap Jadi Prioritas

Selain mengejar program yang belum terlaksana, Dispar Kukar tetap menjalankan pemeliharaan terhadap sejumlah fasilitas pariwisata. Perawatan dinilai penting untuk memastikan fasilitas yang menjadi bagian dari destinasi wisata tetap bersih, aman, dan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas wisata masyarakat.

Salah satu kawasan yang mendapat perhatian ialah Pulau Kumala. Dispar Kukar secara rutin mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan kebersihan serta jasa keamanan di kawasan tersebut.

Awang mengatakan pemeliharaan fasilitas tidak dapat dihentikan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keamanan pengunjung maupun keberlangsungan aktivitas di kawasan wisata.

“Perawatan fasilitas tetap dilakukan, termasuk kebersihan dan keamanan Pulau Kumala,” ungkapnya.

Kolaborasi Pengembangan Arbizz Space

Sementara itu, terkait pengembangan Arbizz Space di sekitar kawasan Tohima, Awang menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan tersebut berada di bawah Dinas Koperasi dan UKM Kukar. Meski demikian, Dispar tetap membuka ruang kolaborasi karena keberadaan kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kawasan, terutama dalam mendukung aktivitas masyarakat, menarik kunjungan wisatawan, serta mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif.

Dispar Kukar juga akan terus memantau data kunjungan wisatawan sebagai salah satu indikator untuk melihat perkembangan sektor pariwisata daerah. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan dan program pariwisata berikutnya.

Awang menambahkan, seluruh pekerjaan yang masih tersisa akan terus dipetakan dan didorong penyelesaiannya. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kesiapan teknis, waktu yang tersedia, serta ketentuan dalam pelaksanaan anggaran.

“Yang masih bisa diselesaikan tahun ini akan kita upayakan,” pungkasnya.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpol PP Balikpapan Tertibkan Penjualan BBM Subsidi Eceran, 298,5 Liter Diamankan

7 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m34

Efisiensi Anggaran, Pemkot Balikpapan Tekan Perjalanan Dinas dan Optimalkan Rapat Daring

7 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m33

Disdukcapil Balikpapan Libatkan RT Perbarui Data Perkawinan Warga

7 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m32

Kemiskinan Pedesaan NTT Masih Tinggi, Forum Pemuda Dorong Kebijakan Berbasis Potensi Lokal

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

m30

Kesbangpol Kukar Pastikan Bantuan Parpol 2027 Tetap Mengacu Nominal Sebelumnya

7 Oktober 2026 - 16:00 WITA

m29

Helmi Abdullah Dorong Hotel dan Restoran Samarinda Perkuat Kontribusi Ekonomi Daerah

7 Oktober 2026 - 15:00 WITA

m28
Trending di BERITA DAERAH