KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur melalui Program Dedikasi SDM Sejahtera, salah satunya dengan memberikan beasiswa pendidikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan pegawai agar selaras dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan program beasiswa tersebut telah mulai dilaksanakan sejak tahun sebelumnya. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan ASN yang ingin melanjutkan pendidikan serta kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, program tersebut akan terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin optimal dan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi ASN untuk meningkatkan jenjang pendidikannya. Namun, penambahan jumlah penerima beasiswa tetap harus disesuaikan dengan prioritas kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Kukar.
Sunggono menjelaskan, salah satu aspek utama dalam menentukan penerima beasiswa adalah kesesuaian atau linearitas bidang pendidikan yang ditempuh dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan demikian, pendidikan yang dibiayai pemerintah benar-benar dapat mendukung peningkatan kompetensi pegawai sesuai bidang tugasnya.
“Yang terpenting, pendidikan yang ditempuh harus linear dengan kebutuhan organisasi pemerintah daerah. Jadi, harus sesuai dengan kebutuhan SDM kita,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).
Ia mengungkapkan, pendidikan jenjang magister (S2) menjadi salah satu prioritas dalam program beasiswa tersebut. Meski demikian, Pemkab Kukar juga memberikan peluang bagi ASN untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3) maupun pendidikan spesialis, terutama pada bidang keahlian yang masih dibutuhkan pemerintah daerah.
Bahkan, sejumlah ASN mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan hingga ke luar negeri, termasuk Jepang. Sementara untuk pendidikan spesialis, salah satu perhatian pemerintah daerah adalah pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kukar.
Lebih lanjut, Sunggono menegaskan bahwa pemberian beasiswa memiliki batas waktu pembiayaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Masa pendidikan yang ditanggung pemerintah berkisar antara tiga hingga lima tahun, bergantung pada jenjang dan paket pendidikan yang diikuti masing-masing penerima.
“Pembiayaan diberikan selama tiga sampai lima tahun sesuai ketentuan. Jika melewati batas waktu tersebut, tidak lagi ditanggung pemerintah,” jelasnya.
Melalui Program Dedikasi SDM Sejahtera ini, Pemkab Kukar berharap semakin banyak ASN yang memiliki kualifikasi pendidikan dan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada pengembangan karier pegawai, tetapi juga mampu memperkuat kinerja birokrasi.
Dengan demikian, investasi pemerintah daerah di bidang pendidikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam meningkatkan profesionalisme ASN, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara.
ADV Diskominfo Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Rudy M @2026

















