Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kukar Dorong Solusi Atasi Pemadaman Listrik, Usulkan PLTU Mulut Tambang Andi Yusri Pimpin DPMPTSP Balikpapan, Fokus Perkuat Pelayanan dan Iklim Investasi Pemkab Kukar Perkuat Gerakan Etam Mengaji, Dorong ASN Budayakan Membaca Al-Qur’an Anhar Soroti Truk Bermuatan Berat Lewati Jalan Kampung di Bukuan, Minta Dishub Bertindak Tegas Turap Taman Musik Tenggarong Bergeser 50 Sentimeter, DPRD Kukar Dorong Kajian Teknis Menyeluruh

BERITA DAERAH · 3 Nov 2026 17:00 WITA ·

Turap Taman Musik Tenggarong Bergeser 50 Sentimeter, DPRD Kukar Dorong Kajian Teknis Menyeluruh


 Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, bersama Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, meninjau kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong, Selasa (3/11/2026). Foto: Indirwan. Perbesar

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, bersama Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, meninjau kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong, Selasa (3/11/2026). Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi perhatian DPRD Kukar. Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, meninjau langsung lokasi kerusakan dan longsor pada Selasa (3/11/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini sekaligus mengidentifikasi faktor yang menyebabkan konstruksi turap mengalami pergeseran. Kawasan tersebut dinilai penting karena berada di tengah Kota Tenggarong dan menjadi salah satu ruang publik sekaligus ikon daerah yang kerap dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.

Ahmad Yani mengatakan, berdasarkan koordinasi awal dengan Dinas PU Kukar, sejauh ini belum ditemukan indikasi penyimpangan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan konstruksi. Namun, terdapat dugaan kondisi atau anomali struktur tanah turut memengaruhi kestabilan bangunan.

“Sejauh ini tidak ditemukan pelanggaran teknis. Namun, diduga ada anomali struktur tanah yang memengaruhi kondisi bangunan,” ujar Ahmad Yani.

Selain kondisi tanah, tingginya intensitas kendaraan yang melintas di sekitar kawasan tersebut, baik kendaraan ringan maupun berat, juga dinilai berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap struktur tanah dan turap.

Persoalan serupa juga terlihat pada bagian konstruksi lama yang ditemukan mengalami sejumlah retakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan langkah penanganan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Ahmad Yani juga menilai kondisi cuaca, termasuk kemarau berkepanjangan, perlu menjadi bagian dari kajian. Perubahan kondisi tanah akibat faktor alam dinilai dapat memengaruhi kestabilan struktur dan berpotensi memicu pergeseran maupun keretakan konstruksi.

Meski penyebab kerusakan masih membutuhkan kajian lebih lanjut, Ahmad Yani menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Terlebih, posisi Taman Musik yang berada di pusat kota membuat kondisi kawasan tersebut berkaitan langsung dengan wajah Kota Tenggarong.

“Karena berada di tengah kota, kerusakan ini tidak boleh dibiarkan. Kami berharap segera diperbaiki,” tegasnya.

Berdasarkan pengamatan awal, panjang turap yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 50 meter. Sementara pergeseran atau kemiringan konstruksi diperkirakan mencapai 50 sentimeter. Namun, angka tersebut masih harus dipastikan melalui pengukuran dan kajian teknis secara menyeluruh.

Ahmad Yani mengatakan, penanganan turap membutuhkan perhitungan yang matang. Pemerintah daerah perlu memastikan apakah struktur yang ada masih dapat dipertahankan dan diperkuat atau harus dibongkar untuk kemudian dibangun kembali.

Ia juga berharap pihak perusahaan maupun kontraktor menunjukkan itikad baik untuk membantu proses penanganan, meskipun masa pemeliharaan pekerjaan diperkirakan telah berakhir sekitar enam bulan lalu.

Menurutnya, perbaikan tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian kerusakan secara cepat. Aspek kekuatan konstruksi, keamanan, estetika kawasan, serta kebutuhan anggaran harus diperhitungkan agar hasil perbaikan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, mengatakan pihaknya akan melakukan kajian teknis dengan melibatkan kalangan akademisi. Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan penyebab kerusakan sekaligus menentukan metode penanganan yang paling tepat.

“Kami akan melibatkan akademisi untuk melakukan kajian teknis secara menyeluruh. Hasilnya menjadi dasar menentukan apakah struktur masih bisa diperbaiki atau harus dibangun kembali,” jelas Wiyono.

Kajian tersebut direncanakan melibatkan akademisi dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Universitas Mulawarman (Unmul). Wiyono menargetkan proses kajian dapat dilakukan pada November 2026 sehingga rekomendasi penanganan dapat segera diperoleh.

Terkait kebutuhan anggaran, Wiyono menyebut pihaknya belum dapat memberikan estimasi. Besaran anggaran baru dapat dihitung setelah hasil kajian teknis dan metode penanganan ditetapkan.

“Kami tidak ingin perbaikan hanya bersifat sementara lalu kerusakan kembali terjadi. Kekuatan dan ketahanan jangka panjang harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Wiyono berharap penanganan turap Taman Musik dapat direalisasikan pada 2027 apabila seluruh proses kajian dan perencanaan telah selesai. Menurutnya, perbaikan kawasan tersebut penting karena Taman Musik merupakan salah satu wajah Kota Tenggarong sekaligus bagian dari penunjang sektor pariwisata Kukar.

Ia menilai pengembangan kawasan wisata seperti Taman Musik, Tanjung, dan Arbizz dapat menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di luar sektor sumber daya alam.

Meningkatnya aktivitas wisata di kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berantai terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, serta masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari sektor pariwisata.

“Jika kawasan wisata semakin ramai, tentu perputaran ekonomi masyarakat juga meningkat,” pungkasnya.

 

ADV DPRD Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bupati Kukar Dorong Solusi Atasi Pemadaman Listrik, Usulkan PLTU Mulut Tambang

3 November 2026 - 21:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 8

Andi Yusri Pimpin DPMPTSP Balikpapan, Fokus Perkuat Pelayanan dan Iklim Investasi

3 November 2026 - 20:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 7

Pemkab Kukar Perkuat Gerakan Etam Mengaji, Dorong ASN Budayakan Membaca Al-Qur’an

3 November 2026 - 19:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 6

Anhar Soroti Truk Bermuatan Berat Lewati Jalan Kampung di Bukuan, Minta Dishub Bertindak Tegas

3 November 2026 - 18:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 5

Atasi Dampak Kekeringan, Pemkot Balikpapan Bangun 12 Sumur Bor untuk Petani

3 November 2026 - 16:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 4

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Pernikahan Usia Anak hingga Perceraian, Gandeng Pengadilan Agama

3 November 2026 - 15:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 2
Trending di BERITA DAERAH