KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda terus memperkuat pembinaan atlet dari seluruh cabang olahraga (cabor) sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah. Melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), KONI kini mulai menghimpun data hasil pertandingan dan capaian prestasi atlet untuk disusun menjadi database atlet berprestasi Kota Samarinda.
Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan potensi, kemampuan, serta kekuatan masing-masing cabang olahraga. Database ini nantinya menjadi salah satu acuan KONI dalam menyusun program pembinaan yang lebih terarah, sekaligus menentukan strategi pengembangan atlet secara berkelanjutan.
Perwakilan Bidang Pembinaan Prestasi KONI Samarinda, Deni Nurwicahyo, mengatakan setiap cabang olahraga diminta aktif memantau perkembangan atlet, termasuk mendokumentasikan hasil kejuaraan maupun pertandingan yang telah diikuti.
Menurutnya, pendataan tersebut penting agar KONI memiliki informasi yang lengkap mengenai atlet-atlet potensial dan berprestasi dari seluruh cabang olahraga di Kota Samarinda.
“Seluruh hasil pertandingan dan prestasi atlet akan kami himpun sebagai database KONI. Dengan begitu, kami bisa mengetahui atlet berprestasi dari setiap cabang olahraga,” jelas Deni, Rabu (4/11/2026).
Ia menambahkan, keberadaan database tersebut akan memudahkan KONI dalam menentukan pola pembinaan lanjutan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing cabor. Tidak hanya melalui pendataan, KONI juga berencana melakukan kunjungan atau anjangsana ke setiap cabang olahraga untuk melihat secara langsung perkembangan atlet, program latihan, serta kendala yang dihadapi selama proses pembinaan.
Melalui langkah tersebut, KONI dapat mengidentifikasi kebutuhan setiap cabor sekaligus memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas atlet. Salah satunya dengan mendorong penyelenggaraan berbagai kompetisi, baik antarklub maupun kejuaraan lainnya, sebagai wadah mengukur kemampuan sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Di sisi lain, persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur juga terus dilakukan. Salah satu cabang olahraga yang telah menjalani persiapan intensif adalah pencak silat Samarinda. Para atlet diketahui telah melaksanakan pemusatan latihan atau training camp (TC) secara mandiri selama hampir tiga bulan.
Selama masa persiapan tersebut, atlet menjalani sejumlah program latihan, mulai dari peningkatan kondisi fisik, tes kemampuan, hingga simulasi pertandingan melalui kegiatan sparring bersama sejumlah perguruan pencak silat. Pertandingan internal antaratlet berdasarkan kelas masing-masing juga dilakukan untuk mengukur kemampuan dan kesiapan mereka menghadapi kompetisi.
“Selama hampir tiga bulan, kami menjalankan berbagai program latihan untuk mengukur kondisi fisik dan kemampuan atlet. Kami juga menggelar sparring dengan sejumlah perguruan serta pertandingan internal sesuai kelas masing-masing,” ungkapnya.
Selain mematangkan kemampuan teknis dan fisik, pemeriksaan kesehatan turut dilakukan untuk memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima. Hal ini menjadi bagian penting dari persiapan agar para pesilat dapat tampil maksimal dan terhindar dari kendala kesehatan saat mengikuti Porprov mendatang.
Untuk memperkuat kontingen Kota Samarinda, sebanyak 35 atlet pencak silat dipersiapkan mengikuti ajang tersebut. Mereka nantinya akan didampingi satu manajer dan tujuh pelatih yang bertugas mengawal persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Puluhan atlet tersebut merupakan hasil seleksi melalui Kejuaraan Cabang (Kejurcab) yang melibatkan berbagai perguruan pencak silat di Kota Samarinda. Melalui kompetisi tersebut, KONI bersama pihak terkait dapat melihat kemampuan masing-masing atlet sebelum menentukan mereka yang berhak memperkuat kontingen Kota Tepian.
Deni menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara kompetitif dengan mempertimbangkan hasil pertandingan. Atlet yang berhasil meraih kemenangan dalam Kejurcab kemudian disaring untuk menjadi bagian dari tim pencak silat Samarinda.
“Kami menggelar Kejurcab yang diikuti berbagai perguruan pencak silat. Para atlet yang berhasil meraih kemenangan kemudian diseleksi untuk memperkuat kontingen Samarinda,” tutupnya.
Dengan penguatan pendataan prestasi, pemantauan langsung terhadap cabang olahraga, serta persiapan atlet menuju Porprov, KONI Samarinda berharap pembinaan olahraga dapat berjalan lebih terukur. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi meningkatkan daya saing atlet dan mendorong pencapaian prestasi terbaik bagi Kota Samarinda di tingkat provinsi.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















