Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

BERITA DAERAH · 15 Jul 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Workshop Modul Bahasa Kutai, Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Lewat Pendidikan


 Aktifitas peserta workshop penyusunan modul Bahasa daerah untuk guru SD yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Fairuz/Kumalanews,id) Perbesar

Aktifitas peserta workshop penyusunan modul Bahasa daerah untuk guru SD yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Fairuz/Kumalanews,id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan bahasa daerah melalui jalur pendidikan formal.

Salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Workshop Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Kutai bagi guru sekolah dasar (SD) tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan draft modul pembelajaran Bahasa Kutai yang kemudian akan dibimbing dan disempurnakan oleh narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), hingga menjadi modul utuh yang siap digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.

Para peserta mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan workshop ini, dan berharap hasilnya bisa segera diimplementasikan di sekolah masing-masing.

“Workshop ini sangat membantu dalam proses belajar bahasa daerah di sekolah. Meskipun ada kendala teknis seperti jaringan internet, saya merasa lebih siap menyusun modul,” ujar Nadifa Nurfadila Adisti Putri, guru SDN 009 Tenggarong, Selasa (15/7/2025).

Nadifa Nurfadila Adisti Putri juga menyebut bahwa dalam penyusunan modul terdapat sejumlah tantangan, antara lain dalam memilih diksi yang tepat dan menyusun struktur materi yang sesuai dengan jenjang pendidikan dasar.

Senada dengan itu, Syara Ulan, guru dari SDN 002 Loa Kulu, juga mengungkapkan manfaat serupa. Ia menilai workshop ini memberikan banyak wawasan baru, terutama dalam teknik penyusunan modul bahasa daerah yang lebih sistematis dan aplikatif.

“Sebagai peserta dari berbagai latar belakang, kami sempat menghadapi tantangan dalam memahami Bahasa Kutai secara utuh. Tapi justru dari perbedaan itu kami jadi lebih terbuka dan menambah wawasan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru SD dari 18 kecamatan se-Kutai Kartanegara. Fokus utama workshop adalah menyusun draft modul Bahasa Kutai yang dirancang sebagai bagian dari kurikulum muatan lokal di tingkat sekolah dasar.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kukar berharap Bahasa Kutai dapat terus hidup dan berkembang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kukar.

Workshop ini juga menjadi langkah strategis dalam pelestarian budaya daerah melalui pendidikan yang terstruktur, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH